Review

Akhirnya Bandit Yang Melegenda Itu Hadir Di Indonesia

Bandit! Buat para penggila motor nama yang satu ini sudah melegenda sejak era 80-an. Motor keluaran pabrikan Suzuki yang erat dengan torsi besar dan tampilan berotot bergenre naked bike. Hingga era saat ini Bandit konsisten masih diproduksi dan nama Bandit tetap disegani di sejumlah kelas mulai dari kapasitas mesin kecil hingga yang mencapai di atas 1000 cc.

Namun selama ini publik di tanah air cuma bisa gigit jari. Pasalnya Bandit tidak pernah secara resmi masuk ke Indonesia. Motor-motor Bandit yang beredar di Indonesia hanya dimasukan dalam jumlah terbatas oleh para importir umum. Tak sedikit yang memimpikan bisa memiliki motor satu ini.

Wajar jika kemudian penggila motor di Indonesia sempat riuh membicarakan ketika isu menyeruak bahwa PT Suzuki Indomobil Sales akan memboyong Bandit ke Indonesia. Antusiasme itu terlihat jelas hingga di momen perkenalan resmi Bandit di event Gaikindo Indonesia Auto Show alias GIIAS 2018.

Mengusung nama resmi Suzuki GSX150 Bandit, motor ini dibangun dari basis motor keluaran Suzuki yang sudah terlebih dahulu sukses di Indonesia. Bentuknya mengingatkan kita akan Suzuki GSX-S150 yang sukses mendongkrak penjualan Suzuki itu.

Kendati sama-sama bertipe naked bike, ada perbedaan tegas antara versi GSX-S150 dan GSX150 Bandit. Paling jelas kentara adalah bentuk jok motor ini. Tidak lagi dirancang bertumpuk namun dibuat lebar, panjang dan menyatu antara pengendara dan pembonceng. Khas motor Bandit di kelas dengan kapasitas mesin lebih besar.

Menurut pihak Suzuki, perubahan ini dibuat karena kenyamanan berkendara merupakan poin utama dalam pengembangan GSX150 Bandit.Dengan mudah kita bisa melihat jelas GSX150 Bandit sebagai kendaraan harian dan juga sebagai sarana melakukan hobi touring.

“Kami senang dapat memperkenalkan Suzuki GSX150 Bandit untuk pertama kalinya di hadapan publik. Harapan kami GSX150 Bandit juga bisa menjadi teman keseharian dan kebersamaan bersama komunitas pengguna nantinya” ungkap Yohan Yahya Sales & Marketing 2W Departemen Head PT SIS yang ditemui di Ajang GIIAS 2018.

Bung bisa membayangkan serunya memboceng si nona dengan motor Bandit ini. Bung dan nona tak lagi dipisahkan oleh dua jok seperti tipe GSX lain. Si Nona bisa dengan santai memeluk Bung selama dalam perjalanan sambil menyenderkan tubuhnya santai.

Bukan Bandit namanya kalau dapur pacunya biasa saja. Secara sejarahnya, Bandit memang selalu dibangun dari basis motor tipe sport berkode GSX. Jadi seperti menyematkan mesin motor sport ke rangka dan bentuk motor naked alias telanjang. Tak heran jika motor-motor Bandit selalu dikenal punya perbadingan bobot dan tenaga yang brutal.

Seolah ingin menjaga sejarah ini, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas.Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Lantas Bandit ini cocok untuk siapa? Pihak Suzuki menjelaskan target penggunaka GSX150 Bandit adalah kaum profesional dewasa yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

“Kalau Suzuki GSX-S150 kita peruntukan bagi kaum muda usia 18-25 tahun, sementara GSX150 Bandit untuk para profesional di rentang usia 25-34 tahun” tambah Yohan.

Namun buat Bung yang sudah lama memimpikan Suzuki Bandit masih harus sedikit bersabar. Karena event kemarin baru merupakan ajang perkenalan dan belum sebagai peluncuran resmi. Bahkan untuk harganya pun Suzuki belum berani main buka-bukaan. Konon kabarnya paling lambat di bulan September, Bandit akan resmi meluncur di Indonesia.

1 Comment

1 Comment

  1. Nurhariman

    August 4, 2018 at 9:30 am

    Mantap, saya cuma punya A100’th 1978.

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Sisi Baik Putus Cinta: Ayo Bung, Wujudkan Lagi Resolusi yang Sempat Tertunda

Urusan cinta tak pernah bisa kita terka, Ada kalanya kita bisa sangat senang karena diberi kejutan oleh pasangan. Ada kalanya Bung justru merasa sangat sedih karena harus menghadapi banyak masalah, bahkan akhirnya berujung pada kata putus sekalipun relasi yang terjalin sudah cukup lama.

Bung, putus cinta memang hal yang paling menyakitkan dalam hidup. Tapi ingatlah satu hal. Putus cinta bukanlah akhir dari segalanya. Putus cinta hanya awal dari kebahagiaan yang tertunda. Jangan sampai semangat Bung terus mengendur, justru pasca putus cinta, inilah waktu terbaik untuk mewujudkan resolusi yang sempat tertunda.

Belajarlah Untuk Menyibukkan Diri

Jutaan orang mengalami putus cinta dan hingga sekarang mereka buktinya bisa hidup bahagia. Jalan cinta memang demikian adanya, Bung! Bagaimanapun, tak usah sedih. Masih ada beragam aktivitas yang bisa Bung lakukan demi melupakan mantan.

Coba saja dengan menjadwalkan seluruh aktivitas yang Bung lakukan dan belajarlah untuk menyibukkan diri. Mungkin Bung akan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri pada keadaan saat ini. Tapi percayalah, dengan daftar rutinitas yang padat, Bung mampu melupakan mantan seiring berjalannya waktu. Bahkan bisa jadi move on pun jadi terasa lebih cepat.

Mungkin Bung Pernah Punya Ide untuk Rekreasi Seorang Diri, Maka Sekarang Saat yang Tepat untuk Mewujudkannya

Kalau sebelumnya akhir pekan selalu Bung habiskan bersama mantan, kini anggap saja Bung lebih leluasa menikmati hari Sabtu dan Minggu. Bung tentu memiliki hobi kan? Tekuni kembali hobi Bung yang dulu sempat Bung lupakan. Atau, mungkin sudah lama mendambakan pergi ke suatu tempat, bereksplorasi seorang diri, maka lakukan saja, demi meredakan rasa galau di hati.

Pergilah ke tempat-tempat yang jauh dari keramaian supaya hati dan pikiran menjadi lebih tenang. Hindari berlibur ke tempat favorit Bung saat masih dengan mantan pacar. Hal ini bukannya membuat Bung cepat move on, melainkan larut dalam kesedihan masa lalu dan kembali teringat pada si nona.

Jika Selama Bersamanya Bung Lebih Sering Menaruh Curiga, Ini Saatnya untuk Berubah

Jika sebelum putus Bung selalu bertengkar dengan sang mantan, bahkan sempat menaruh curiga padanya, kini lepaskanlah beban tersebut. Sekali lagi, ingatlah bahwa putus cinta bukan akhir dari hidup. Bayangkan, kini Bung tak perlu lagi menaruh curiga. Berhentilah bersedih dan menyalahkan diri sendiri usai putus cinta.

Cobalah untuk tetap berpikir positif dan fokus pada tujuan hidup di masa depan. Ini semata-mata demi kebahagiaan serta kesehatan mental kita. Melupakan mantan memang tidak semudah mengucapkan kata maaf. Namun, dengan berpikir positif, wajah mantan pun perlahan akan memudar dari benak Bung sehingga hari demi hari bisa dilalui lagi dengan berbahagia.

Buka Hati untuk Gebetan Baru, Kenapa Tidak?

“Mati satu, tumbuh seribu”. Mungkin ini pepatah yang kerap diungkapkan orang saat hendak menyemangati kawan mereka yang patah hati. Sederhana saja, supaya cepat move on dari mantan yang terdahulu. Tak ada salahnya mengikuti saran ini.

Buka hati yang dulu pernah tertutup dan biarkan orang lain masuk dalam kehidupan Bung saat ini. Habiskan waktu bersama teman dan bersenang-senanglah. Siapa tahu Bung bisa menemukan tambatan hati yang baru di sana.

Cobalah Bangkit dari Keterpurukan yang Sempat Mendera Bung Sekian Lamanya

Selain hati yang sakit, ketahanan daya tubuh pun ikut menurun. Bung pun jadi tidak enak badan. Putus cinta rasanya seperti ditusuk ribuan jarum. Tapi, sesakit apapun itu, tentu kita harus tetap bangkit dari keterpurukan. Pikirkan juga kesehatan mental Bung.

Bicara soal kesehatan mental, carilah cara untuk membuat diri Bung jauh lebih tenang dan bahagia. Bila perlu menghabiskan waktu bersama teman, maka rencanakan sebuah perjalanan bersama mereka. Urusan kendaraan, Bung bisa percayakan pada Suzuki GSX 150 Bandit tentunya.

Mengusung nama resmi Suzuki GSX150 Bandit, motor ini dibangun dari basis motor keluaran Suzuki yang sudah terlebih dahulu sukses di Indonesia. Bentuknya mengingatkan kita akan Suzuki GSX-S150 yang sukses mendongkrak penjualan Suzuki pada masa itu.

Kendati sama-sama bertipe naked bike, ada perbedaan tegas antara versi GSX-S150 dan GSX150 Bandit. Paling jelas kentara adalah bentuk jok motor ini. Tidak lagi dirancang bertumpuk namun dibuat lebar, panjang dan menyatu antara pengendara dan pembonceng. Khas motor Bandit di kelas dengan kapasitas mesin lebih besar.

Bung juga bisa dengan mudah melihat jelas, jika GSX150 Bandit sebagai kendaraan harian dan juga sebagai sarana melakukan hobi touring bersama kawan untuk melepas penat di pikiran.

Dan bukan Bandit namanya kalau dapur pacunya biasa saja. Secara sejarahnya, Bandit memang selalu dibangun dari basis motor tipe sport berkode GSX. Yap, kuda besi ini dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Dan Berbagi Waktu Lebih Banyak Lagi dengan Keluarga dan Teman juga Disarankan

Nona yang tadinya selalu ada disamping Bung akhirnya hilang secara perlahan seiring putus cinta yang kalian hadapi. Tidak, Bung tidak sendiri. Ingatlah, masih ada keluarga dan teman yang akan selalu ada untuk mendukung apapun yang Bung lakukan dalam hidup ini.

Merekalah yang akan siap memberi diri bila Bung masih merasa sedih dan galau akibat ditinggalkan si nona. Kini, berikan waktu Bung lebih banyak lagi pada mereka yang selalu mendukung Bung.

1 Comment

1 Comment

  1. Nurhariman

    August 4, 2018 at 9:30 am

    Mantap, saya cuma punya A100’th 1978.

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bung, Si Nona Itu Lebih Suka Pada Lelaki yang Suka Otak-atik Kendaraan, Bukan Pamer Foto Selfie di Instagram

Kalau menurut Bung penampilan adalah segalanya untuk merebut perhatian si nona, ternyata perempuan tak selalu melihat lelaki hanya dari penampilannya. Urusan gaya rambut, cara berpakaian, bahkan gestur memang bisa diatur sehingga Bung jadi kelihatan menarik di depan Nona. Namun, selain itu ada yang sering Bung lupakan. Yaitu urusan hobi.

Jangan kira Nona tak memperhatikan hobi lelaki. Mereka bisa sangat jeli dalam urusan mencari tahu kepribadian Bung. Dan, tak semua hobi lelaki bisa membuat perempuan jatuh cinta. Terlebih kalau Bung hobinya hanya pamer foto selfie di Instagram. Alih-alih terpikat, yang ada Nona malah berpikir ulang saat Bung mendekatinya. Untuk itu, Bung perlu tahu sebenarnya hobi apa saja yang bisa memikat mata si Nona.

Lelaki yang Hobi Bernyanyi dan Tahu Banyak Lagu, Bahkan Memiliki Suara Merdu

Bung, hobi pertama yang akan membuat perempuan mudah jatuh cinta adalah saat lelaki memiliki suara merdu dan tak keberatan untuk bernyanyi. Perempuan suka diperlakukan manis seperti dinyanyikan sebuah lagu terlebih jika lagunya adalah lagu romantis.

Kalau Bung kebetulan dianugerahi bakat semacam ini, tak usah disembunyikan Bung. Manfaatkan hobi Bung yang gemar bernyanyi untuk menakhlukkan hatinya. Tapi kalau memang rasa percaya diri Bung belum terkumpul, coba saja buat video cover dan unggah di media sosial Bung. Biarkan sekeliling tahu kalau Bung punya hobi yang menarik sehingga gebetan Bung pun ikut melirik.

Lelaki yang Hobi Memainkan Alat Musik

Selain memiliki suara merdu, lelaki yang bisa memainkan alat musik akan lebih mudah mengalihkan perhatian perempuan. Biasanya yang paling banyak adalah memainkan alat musik seperti gitar, piano dan biola. Nah, Bung sendiri kira-kira bisa main alat musik yang mana?

Kesukaan perempuan pada lelaki yang gemar bermain musik berangkat dari asumsi mereka bahwa lelaki yang mengerti musik berarti ia bisa memahami lirik bahkan terlatih untuk merangkai kalimat indah yang biasa ditemui dalam lirik lagu. Iya Bung, perempuan suka keindahan.

Bung yang Gemar Pada Olahraga pun Dianggap Punya Potensi Memikat Hati si Nona

Fakta kalau lelaki yang hobi berolahraga seperti bermain bola, tenis, squash, bahkan bersepeda akan punya nilai lebih di mata perempuan itu ada benarnya. Sebagian perempuan menilai bahwa lelaki yang suka main bola, misalnya, hobi tersebut membuatnya terlihat lebih keren.

Banyak sekali perempuan yang sejatinya senang melihat lawan jenisnya saat berolahraga atau main bola. Bukan semata-mata memperhatikan permainannya, melainkan fisik pemainnya yang membuat mereka terpesona. Nah, mungkin Bung juga termasuk di antaranya…

Bung, Jangan Salah, Hobi Memasak Pun Tak Bisa Dianggap Sebelah Mata

Lelaki yang piawai memasak pasti punya nilai lebih di mata perempuan, Bung. Terlebih kalau keahliannya itu datang karena hobi. Nah, daripada Bung hanya selfie sana-sini, lebih baik tekuni satu hobi yang bisa mendatangkan potensi. Bukan hanya potensi meningkatkan kemampuan, melainkan juga potensi membuat Nona jadi melirik Bung.

Hobi Mengotak-atik Kendaraan pun Bisa Meningkatkan Aura Bung di Mata Si Nona

Kalau menurut Bung tak ada hobi yang kelihatan menarik, bagaimana dengan otak atik kendaraan? Siapa bilang yang suka dengan hobi ini hanya lelaki? Padahal, Nona pun suka lho melihat lelaki yang sedang sibuk sendiri dengan kendaraan mereka. Fokus yang Bung tunjukkan, itulah yang menarik perhatian si Nona.

Nah, bila dengan hobi-hobi di atas Bung sudah berhasil mendapat perhatian Nona, jangan lupa untuk siapkan ide antar jemput si Nona. Percayalah, Nona pasti akan senang bila Bung sampai terpikir untuk mengantar atau menjemputnya selepas beraktivitas. Chemistry bisa terbangun saat berada di jalan lho Bung.

Urusan kendaraan untuk mengantar jemput dirinya, ada Suzuki GSX150 Bandit yang bisa jadi teman jalan setia. Bung tak khawatir jika si Nona akan merasa kewalahan duduk di boncengan, sebab lain dari pendahulunya. Bandit terbaru ini datang dengan bentuk jok yang lebih panjang dan lebar, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi pengendara dan yang dibonceng di belakang.

Menurut pihak Suzuki, perubahan ini dibuat karena kenyamanan berkendara merupakan poin utama dalam pengembangan GSX150 Bandit. Jadi tak salah jika bung memilih roda dua ini, sebagai tungangan harian yang juga akan dipakai untuk mengantar si Nona atau mengajaknya kencan di akhir pekan.

Untuk urusan dapur pacu, bung juga tak perlu takut. Sebab GSX150 Bandit dibekali mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Bahkan motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas. Dengan mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 Bandit mampu menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Bahkan nih bung, ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Jadi apapun hobi yang akan bung pilih untuk merebut hati si Nona, Suzuki GSX150 Bandit tetap jadi pilihan tunggangan untuk bepergian dan mengajaknya kencan.

1 Comment

1 Comment

  1. Nurhariman

    August 4, 2018 at 9:30 am

    Mantap, saya cuma punya A100’th 1978.

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Hati-hati, Terlalu Sibuk Bekerja, Bung Nanti Lupa Caranya Bahagia

Dalam bekerja, bukan hanya fisik prima yang Bung perlukan. Melainkan juga mood yang bahagia demi membuat pekerjaan terasa lancar saat dikerjakan. Untuk itu, ritme saat bekerja adalah kunci. Hati-hati Bung, bekerja tanpa diimbangi dengan ritme yang sesuai bisa bikin Bung mengalami berbagai hal yang membosankan.

Sejauh ini, sudah bahagiakah Bung dengan ritme kerja yang Bung lakoni? Atau jangan-jangan perlu ada yang diperbaiki? Begini Bung, boleh saja sibuk bekerja. Tapi jangan lupa caranya bahagia. Pekerjaan yang Bung ambil seharusnya tak semenyiksa itu, harus bijak, jangan karena Bung tak mau dicap malas-malasan, Bung jadi lupa untuk istirahat atau paling tidak mengendurkan ketegangan.

Biarkan Kesibukan Mengalir, Kalau Mood Bung Terganggu, Istirahatlah Sejenak

Pekerjaan yang terasa menyenangkan tentu tak akan membuat kepala Bung berat bahkan merasa dirugikan karena waktu bersenang-senang jadi berkurang. Bagaimanapun, pekerjaan harus diselesaikan. Sesibuk apapun Bung, biarkan kesibukan tersebut mengalir. Sebab pekerjaan yang terasa mengalir berarti Bung sedang mengerjakan hal yang menjadi kesukaan Bung.

Namun kalau Bung merasa justru sedang mengerjakan pekerjaan yang terkesan menjenuhkan, kenapa tidak coba untuk istirahat sejenak daripada mood Bung kacau seharian dan akhirnya pekerjaan Bung jadi beban yang memberatkanmu.

Tak Perlu Menunggu Sakit Baru Kemudian Beristirahat

Bung, jangan terlalu ‘asyik’ bekerja sampai Bung lupa caranya hemat tenaga. Untuk beristirahat, tak perlu menunggu Bung sakit lalu meminta cuti. Bila pekerjaan terasa menumpuk, maka jangan dibawa stress, kerjakan berdasarkan tingkat kesulitannya terlebih dahulu. Jangan lupa, selalu hemat tenaga ya Bung. Jangan karena terlalu asyik, Bung jadi lupa kalau badan Bung pun butuh istirahat dan asupan energi. Tak perlu sakit dahulu baru terpaksa cuti kan Bung?

Perhatikan Lagi Jam Kerja, Untuk Apa Terus-terusan Lembur Tapi Badan Sakit di Keesokan Harinya

Kadang karena diiming-iming bonus dari lembur yang besar, Bung jadi lupa waktu dan lupa jam. Bonus ini malah perlahan menurunkan kualitas hidup Bung. Bonus bukan semata-semata hal yang perlu dikejar terus, ada kalanya Bung pun perlu bahagia dengan menginvestasikan waktu Bung untuk istirahat dan keluarga.

Dengan begini, Bung pun bisa bertahan lebih lama dan terhindar dari kejenuhan. Jangan lupakan jam tidur, Bung tak bisa merasakan keberhasilan kalau ternyata waktu istirahat pun kurang.

Rajin-rajinlah Mengatur Ritme Kerja dan Aktivitas Diluar Kantor ya Bung

Siklus harian seperti bangun pagi, mandi, beraktivitas dan kembali tidur di malam hari bisa membuat Bung jenuh. Alih-alih merasa bahagia, Bung jadi bingung dengan ritme hidup yang Bung jalani sekarang ini.

Untuk itu, pastikan saat ini Bung bekerja dengan memiliki ritme yang bagus. Bung pun harus paham kapan waktu yang tepat untuk istirahat dan kapan waktunya untuk bekerja lagi. Kalau Bung melupakan hal ini bisa jadi beberapa pekerjaan Bung selesaikan semaunya berlandaskan “yang penting selesai”.

Jangan Menolak Ajakan Teman yang Mengajakmu Berkumpul, Sebab Ini Perlu 

Bagi Bung yang workaholic, seringkali kedatangan teman yang tiba-tiba bisa mengalihkan konsentrasi. Ya, situasi semacam ini bisa jadi hal buruk terlebih bila sudah mepet dengan deadline. Tapi adakalanya hal ini perlu Bung syukuri.

Bung bisa mengambil kesempatan menemani teman dengan sejenak beristirahat dari kesibukan ini. Sesibuknya Bung, jangan lupakan pertemanan. Untuk mendapatkan rasa bahagia, jangan jadikan uang sebagai patokan, bonus upah tak lebih penting dari kesehatan dan kebahagiaan. Bagaimanapun, Bung adalah manusia biasa yang butuh istirahat, butuh waktu mengumpulkan mood baik supaya setiap semua kesibukan bisa dieksekusi dengan nyaman.

Urusan jalan-jalan bareng teman pun, saatnya Bung memilih kendaraan yang aman sehingga suasana hati pun bisa tetap nyaman. Suzuki Bandit bisa jadi andalan Bung. Mengusung nama resmi Suzuki GSX150 Bandit, motor ini dibangun dari basis motor keluaran Suzuki yang sudah terlebih dahulu sukses di Indonesia. Bentuknya mengingatkan kita akan Suzuki GSX-S150 yang sukses mendongkrak penjualan Suzuki itu.

Kendati sama-sama bertipe naked bike, ada perbedaan tegas antara versi GSX-S150 dan GSX150 Bandit. Paling jelas kentara adalah bentuk jok motor ini. Tidak lagi dirancang bertumpuk namun dibuat lebar, panjang dan menyatu antara pengendara dan pembonceng. Khas motor Bandit di kelas dengan kapasitas mesin lebih besar.

Bukan Bandit namanya kalau dapur pacunya biasa saja. Secara sejarahnya, Bandit memang selalu dibangun dari basis motor tipe sport berkode GSX. Jadi seperti menyematkan mesin motor sport ke rangka dan bentuk motor naked alias telanjang. Tak heran jika motor-motor Bandit selalu dikenal punya perbandingan bobot dan tenaga yang brutal.

Seolah ingin menjaga sejarah ini, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX 150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Jadi tak ada yang perlu ditakutkan lagi, Bung tetap bisa pergi kumpul bersama teman dengan kendaraan Suzuki GSX 150 Bandit yang nyaman.

1 Comment

1 Comment

  1. Nurhariman

    August 4, 2018 at 9:30 am

    Mantap, saya cuma punya A100’th 1978.

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top