Lifestyle & Fashion

Ada Apa Isyana Dengan Raisa

Cantik, muda, penyanyi bertalenta, bersuara merdu, dengan pengikut jutaan di sosial media. Siapa yang pertama kali terlintas di kepala? Isyana? atau Isyana? Yup dua perempuan itu bisa jadi yang teringat di kepala sobat Yomamen.

Maklum selain cantiknya yang bikin sobat Yomamen kerap tidur tak enak, baik Isyana maupun  Raisa disebut-sebut sebagai salah satu penyanyi wanita terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Keduanya memang kerap disandingkan kalau tak mau disebut dibandingkan. Tak jarang keduanya disebut terlibat dalam rivalitas.

Sebagai laki-laki kamu sendiri lebih memilih siapa sebagai idolamu, sekaligus kalau mungkin jadi pendamping hidupmu? Isyana yang sering tampil cuek di beberapa kesempatan? Atau Raisa yang tampil lebih mendewasa ketika di bawah sorotan lampu?

Mungkin ini saatnya kamu berhenti membandingkan berharap mendapatkan keduanya bukan sesuatu yang mustahil. Sebab Isyana dan Raisa saat ini tengah berkolaborasi. Keduanya sepakat untuk berduet membawakan single baru bertajuk “Anganku Anganmu”.


Kedekatan mereka tak hanya ketika menyanyikannya karena di belakang layar, lagu ini diciptakan berdua oleh Isyana dan Raisa sendiri. Sementara musiknya dibuat oleh Ollipop dari The Kennel Studio dan Marco Steffiano sebagai co-producer. Sejatinya proyek ini telah direncanakan sejak Maret 2016 lalu ini baru saja dirampungkan di Swedia pada Februari 2017.

Lagunya pun punya makna dalam soal kedekatan Isyana dengan Raisa. Mereka pun membuat lagu “Anganku Anganmu” yang mencerminkan soal kekuatan atau pemberdayaan perempuan Meski bertemakan girl power, Isyana yang kini menjadi brand ambasador Oppo ini menekankan bahwa lagu yang diciptakannya bersama Raisa ini memiliki arti yang luas. Lagu ini menceritakan tentang dua orang yang memiliki mimpi yang berbeda-beda namun tetap saling mendukung satu sama lain.

 

Tak perlu khawatir bagi sobat Yomamen yang die hard fans masing-masing penyanyi ini. Karena di lagu tersebut kamu masing-masing penggemar Isyana maupun Raisa tetap bisa menikmati ciri khas masing-masingnya. Karena meski terpadu dalam satu harmoni yang baik, suara keduanya masih bisa dikenali dengan baik.

Di dalam video klip Anganku Anganmu terlihat Isyana dan Raisa berjalan menelusuri kota Stockholm di Swedia. Isyana menjelaskan mengapa tempat itu menjadi pilihan untuk melahirkan duet mereka. “Awalnya aku memang akan rekaman di Swedia bulan Februari tahun ini, terus aku undang Yaya (Raisa) untuk sekalian merampungkan proyek kita yang sudah kita buat sejak tahun lalu di Jakarta.”

Penasaran lihat kedua kecantikan ini bersatu dalam satu lagu? Yuk saksikan video kedua brand ambassador Oppo ini berkolaborasi

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Ada Apa Raisa Dengan Isyana – RuangPerempuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Suzuki GSX-S150 Buat Yang Selalu Berjiwa Muda

Ketika penyuka MotoGP tanah air dimanjakan oleh kecanggihan GSX-R150, bukan berarti Suzuki menganaktirikan penyuka motor naked bike. Hal ini dibuktikan dengan ditelurkannya Suzuki GSX-S150 yang merupakan saudara kandung dari tipe R.

Menurut Seiji Itayama, Managing Director 2W PT. SIS, pada saat peluncuran GSX-R dan GSX-S Februari lalu, “Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 siap menyambut publik Indonesia untuk memenuhi hasrat berkendara dengan motor berperforma tinggi dan berpenampilan stylish untuk memenuhi gaya hidup sehari-hari”.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Manajemen mesin GSX-S 150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang gambot. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Ya, tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup bongsor untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90.

Tak mau kalah dengan saudaranya, GSX-S150 juga mengusung aura modern. Karena kita akan disambut oleh LCD speedometer full digital. Display dibagi menjadi 3 bagian. Di bagian kanan dan kiri sendiri menampilkan indikator lampu sein, lampu netral, lampu jarak jauh, rpm, dan indikator bahan bakar. Sementara itu, pada bagian tengahnya memberikan informasi mengenai kecepatan, tachometer, posisi gigi, indikator bahan bakar, dan waktu.

Lampu depannya sudah mengadopsi teknologi LED dengan batok lampu yang dilengkapi dengan visor kecil. Di bagian tangki disematkan fairing mini Shroud yang berfungsi untuk membelah angin dan membuat tampilan lebih gahar. Apalagi di bawah mesin terdapat undercowl yang berfungsi juga sebagai pelindung mesin. Sementara untuk lampu belakang digunakan model yang sama persis dengan tipe R.

Jadi sobat Yomamen pilih GSX-R150 atau GSX-S150?

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Ada Apa Raisa Dengan Isyana – RuangPerempuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top