Dating & Relationship

7 Laku tak Laki yang membuat Wanita Angkat Kaki

Sebuah idiom mengatakan “mempertahankan jauh lebih sulit daripada ketika mendapatkan”. Pepatah ini ada benarnya karena sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk hubungan percintaan. Seringkali kita sebagai pria berjuang hanya saat ingin mendapatkannya, dan lupa bagaimana cara mempertahankan. Tak heran, kalau dia pergi karena kamu tak berusaha untuk mempertahankan.

Sebagai pria, kita harus peka, peka terhadap kebiasaan yang bisa membuat wanita “angkat kaki”. Para wanita yang kami temui menyebutkan hal ini untuk kita perhatikan.

Cobalah Untuk Lebih Peka. Iya, Sulit Tapi Cobalah!

Wanita memang mahluk yang penuh teka-teki dan kode. Seringkali, dia tidak langsung bicara apa maksud dari perkataannya dan lebih memilih mengirimkan pesan lewat sinyal-sinyal yang tidak disadari oleh pria. Nah, kalau sudah begini kasusnya bagaimana cara menyelsaikannya? Kita kan bukan cenayang yang bisa mengetahui isi pikirannya.

Tetapi, bukan artinya tidak ada jalan lain untuk bisa memahami isi hati wanita. Kamu bisa lebih meningkatkan sedikit kepekaan dengan menanyakan tentang apa yang dirasakannya.

Contoh, ketika kamu melihat wanita sedang kesal mukanya saat bertemu denganmu, saat itu juga sebenarnya dia ingin ditanya “Kamu kenapa?” atau “Jangan cemberut dong!”. Sederhana kan? Ya, sebenarnya wanita hanya ingin diperhatikan oleh kekasihnya, tapi hanya saja kita seringkali tidak peka.

Laki-laki Cuek dan Cool Hanya Disenangi Di Awal Hubungan. Karena Itu Jangan Terlalu Sibuk Sendiri.

Saat sedang jalan bersama, kamu terlalu asyik dengan gadget kamu dan seringkali mengabaikan perkataannya. Gimana cewek tidak ilfeel? Atau ketika ada game terbaru, seharian kamu terus membicarakan game tersebut pada kekasihmu padahal dia tidak mengerti apa-apa dengan game yang kamu mainkan. Lama-lama pun dia akan jenuh jika kamu selalu sibuk dengan dunia kamu sendiri. Perlahan ia akan menjauh karena merasa bahwa kamu lebih meemntingkan urusan game daripada dirinya.

Terlalu Banyak Menuntut Perubahan, Tapi Terlalu Egois Untuk Ikut Berubah

Ketika awal pacaran, kamu bilang akan bisa menerima dia apa adanya. Tapi, lama-kelamaan kamu ingin dia berubah menjadi seperti yang kamu inginkan. itu egois namanya! Kamu ingin dia tampil cantik, berambut panjang, wangi, memakain pakaian rapi dan sebagainya. Kamu punya kriteria khusus agar dia bisa berubah seperti dengan keinginan kamu.

Tapi, sayangnya tidak diimbangi dengan perubahan yang kamu lakukan. Kalau kamu masih pacaran sudah egois, bagaimana saat menikah nanti? Wanita pun tidak suka kalau hidupnya terlalu diatur, sama sepertimu, mereka juga butuh kebebasan.

Selalu Menganggap Wanita Lain Lebih Menarik

Banyak yang mengatakan, pria adalah mahluk visual. Wajar jika pria selalu melihat dan tertarik pada wanita pada penampilannya saat pertama kali bertemu. Melihat wanita cantik membuat hasrat seorang pria jadi naik. Begitu bukan?

Kalau kamu matanya sering jelalatan ketika melihat cewek cantik didepanmu padahal kamu lagi kencan, hati-hati! Bisa jadi kekasihmu yang sekarang akan memutuskan kamu saat itu juga.

Dulu Sering Mebantu, Begitu Sudah Memiliki Tak Lagi Perduli

Tipe pria yang malas ketika diminta tolong. Padahal, permintaan dari wanita itu pun tidak terlalu sulit. Kamu malah asyik main game atau nonton televisi seharian. Ketika minta tolong diantar ke toko A, kamu selalu jawab “Maaf ya sibuk kerjaan”, atau ketika diminta tolong untuk berpendapat kamu selalu bilang “Duh, sayang nanti dulu ya, aku lagi bantuin mamah aku!”. Kamu mungkin tidak menyadarinya ketika kamu banyak ngeles, tapi lama-kelamaan jika setiap saat dia minta tolong kamu selalu ngeles, wnaita pun akan jengkel dan memilih untuk pergi.

Selalu Berbohong Dan Menutup-Nutupi Sesuatu

Namanya juga menjalin hubungan, landasannya adalah saling percaya dan cinta. Jika salah satunya sudah sering berbohong dan tidak transparan tentang kegiatannya buat apa dipertahankan? Pria yang tidak jujur dan sering menutup-nutupi sesuatu akan mudah dijauhi wanita, karena tipe pria ini biasanya adalah tipe yang tidak setia.

Tidak Ada Kejelasan Hubungan Serius Atau Tidak, Hanya Senang Bermain-main Saja

Hal yang terakhir penting nih, dan jadi kebiasaan yang bikin wanita lebih baik untuk menjauh daripada tetap meneruskan hubungan dengan pria. Ya, sikap yang tidak serius dari awal untuk wanita yang sudah dewasa hanya akan membuatnya berpikir hanya buang-buang waktu saja menjalani hubungan yang tidak jelas. Dia inginnya serius, tapi kamu masih mau main-main.

Dari awal saja sudah beda pandangan, bagaimana kedepannya? Kalau kamu bukan tipe pria yang mengalah dan masih mementingkan urusan sendiri, lebih baik pikir matang-matang sebelum memutuskan untuk menjalani hubungan dengan wanita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Menjajal Si Merah: Jinak Di Bawah, Galak Di Atas

Akhirnya kami punya kesempatan untuk menjajal langsung motor GSX-R150 dari Suzuki. Kebetulan yang kami jajal berwarna merah, yang nampak begitu menggoda. Secara umum motor satu ini kami bawa untuk penggunaan harian di aera jabodetabek. Di beberapa kesempatan kami juga membawa motor ini di jalan yang lebih luang untuk menjajal performanya.

Tampilan Fungsional Tanpa Banyak Ornamen Basa-Basi

Kami memilih kata sexy, untuk menggambarkan Suzuki GSX-R150 ini. Nama GSX yang disandangnya sesungguh tak sekedar tempelan belaka. Karena kita bisa melihat tarikan garis serupa dari tipe-tipe GSX yang menggendong mesin lebih besar. Coba kita bandingkan tampilan GSX-R1000 ini dengan GSX-R150 ini. Tarikan garisnya tampak serupa.

Desain bodynya tak di rancang main-main karena dibangun menggunakan perhitungan hasil pengujian wind tunnel di jepang. Hasilnya, GSX-R15o ini menganut model yang terlihat mengalir dan aerodinamis. Pastinya tidak banyak ornamen atau bentuk-bentuk tak bermanfaat yang jamak kita lihat di merk lain. Tapi bukan berarti tampilannya jadi tak menarik.

Karena kami sempat beberapa kali mendapati pengendara lain melirik motor yang kami tunggangi. Terutama bagi sesama pengguna kelas 150cc, motor cukup menyita perhatian di jalan raya. Waspada khusus kami berikan pada sektor spion. Bentuknya yang mendatar dan sangat lebar, menempatkan perangkat satu ini sejajar dengan spion mobil kebanyakan. Walhasil, untuk lancar mengarungi kemacetan, ketika menggunakan motor ini harus sesekali melipat spionnya ke dalam.

Posisi Riding Agresif Dengan Handle Bar Under Yoke

Untuk kelas motor sport 150cc bisa dibilang posisi berkendara GSX-R150 ini paling agresif kalau dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Stang jepitnya sendiri bertipe under the yoke alias berada di bawah segitiga depan.

Dalam kondisi berkendara normal, badan menjadi membungkuk dan mendukung tampilan balap dari motor ini. Ketika dalam kecepatan tinggi dengan mudah badan pengendara mendekat dan memeluk tangki. Hal ini didukung dengan jok belakang yang tinggi sehingga menambah kesan agresif.

Hal menarik lainnya, bobot GSX-R150 yang hanya 126 kg lebih ringan dibanding motor 150cc lain yang lebih dari 130 kg. Ditambah lagi tinggi joknya juga paling rendah di kelasnya. Sehingga untuk mereka yang bertinggi badan kurang dari 170 cm pun masih nyaman mengendarai motor ini. Untuk diajak rebah ketika menikung juga tak ragu karena bobotnya yang ringan tadi.

Mesin Over Bore, Galak Di Putaran Menengah Atas

Lagi-lagi Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Teknologi Keyless, Nyalakan Motor Bisa Pakai ID

Kecangihan tak berhenti sampai situ, untuk mengoperasikan motor, Bung cukup mendekatkan remote ke motornya. Motor baru bisa dioperasikan dengan memutar knob yang ada di tangki apabila remote berada dalam radius 1 meter. Sementara sebaliknya keyless ignition system otomatis akan mengunci jika jarak remote lebih dari 1 meter.

Demi keamanan, knob ini pun tidak bisa diputar paksa. Apabila main switch knob diputar paksa dengan tujuan akan dicuri, maka sesuai konstruksinya main switch knob akan berputar kosong.

Setiap keyless remote memiliki nomor ID. Nomor tersebut memungkinkan pemilik motor untuk tetap bisa mengakses main switch knob dalam keadaan remote rusak atau gangguan teknis lainnya. Kita tinggal memasukan 4 digit pin dengan acara menekan knob. Karena itu Pemilik motor disarankan untuk mencatat dan rahasiakan Remote ID serta simpan di tempat yang aman.

Namun Terlepas dari kecanggihannya tersebut, SIS selaku produsen Suzuki juga mendengar dan memenuhi permintaan dari konsumen lain yang memiliki karakter berbeda, dengan menyediakan Suzuki GSX-R150 menggunakan Shuttered Key System.

Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS memproduksi varian Shuttered Key System dengan komposisi secara khusus sebanyak 15% dari total produksi GSX-R150 setiap bulan. Dengan demikian, calon konsumen bisa memiliki pilihan lebih banyak sebelum memutuskan pilihannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Daripada Masa Pacaran, Momen Pendekatan Sebenarnya Jauh Lebih Berat Untuk Dijalankan

Masa pendekatan seperti sebuah ujian sebelum jadian, ada rintangan yang menghalangi hingga membuat hubungan tidak dapat berjalan yang diinginkan. Karena itu, masa pendekatan masa sulit yang harus dilewati. Seperti ajang pecarian bakat tapi masih dalam kategori kualifikasi. Bung harus usaha keras agar jalan berat bisa ringan diselesaikan.

Pendekatan biasanya dijalani penuh semangat meskipun rasa cinta belum tentu terbalas. Bagaimana bung mau tahu kalau hal itu dapat terbalas kalau belum mencoba untuk menyelesaikan. Lantaran berat di jalani, banyak yang tidak usaha extra ketika di titik ini. Banyak yang cuek dan coba cari sana cari sini yang pas di hati. Tapi malah tetap sendiri karena terlalu selektif memilih calon istri.

Memulai Chatting Awal Bisa Berbuah Basi Karena Respon Nona Datar Tanpa Ekspresi

Mencari bahan obrolan bersama gebetan tentu sulit bung. Apalagi respon gebetan tidak terlalu menyenangkan saat menyapa di waktu sengang. Ingin pendekatan berjalan mulus, bung berlaku bak wartawan dengan menanyakan berbagai pertanyaan untuk menggali kehidupan nona lebih dalam. Garing memang, tapi bung tetap melakukan.

Belum lagi, nona bisa membalas pesan bung dengan jeda 2 sampai 3 jam. Hingga timbul pertanyaan apakah bung bukan prioritas di ranah perasaan nona? sehingga hadir dan tidak, tidak berpengaruh buatnya. Bung yang terlahir sebagai laki-laki kuat, harus bisa mensiasiti dan menaklukan nona. Karena tantangan seperti itu saja tidak bisa, bagaimana ke langkah selanjutnya?

Uang Menjadi Pertaruhan Untuk Kemenangan Masa Pendekatan

Kalau chatting sudah berjalan aman, bisa jadi pertemuan akan segera dilakukan. Karena pesan yang berjalan antara bung dan nona, sudah menggali rasa penasaran. Meet up, istilah gaulnya. Merujuk ke tempat makan yang tak mewah namun menawan. Agar nona bisa menilai, kalau bung cukup memiliki selera dan nilai untuk memilih tempat pada sebuah pertemuan.

Usaha laki-laki kepada perempuan memang ada saja. Entah kodrat atau memang dicontohkan adam dan hawa, sistem traktir atau bayarin seperti menjadi tanggung jawab laki-laki. Demi merebut hati, apa boleh buat kan bung? dengan mempersiapkan suntikan dana untuk dapat traktir nona. Meskipun bulan depan hidup berkecukupan.

Tak Selalu Mulus, Kadang Dada yang Harus Banyak Dielus 

Setiap rencana pasti tidak pernah mulus. Tahayul apabila ada orang yang selalu mulus dengan rencana yang dibuat tanpa pernah gagal atau ada batu sandungan. Pendekatan sesungguhnya adalah rencana dari setiap orang yang ingin berpasangan, dengan menunjuk satu individu untuk mencoba menjalin hubungan.

Ketika rintangan datang, seperti Nona tiba-tiba menghindar dari peredaran atau ditolak setelah mengajak lebih dari teman. Ya sabar saja bung, itu semua biasa terjadi. Jangan ditangisi karena tidak perlu menangisi yang pergi secara terminologi, terkecuali ia tak lagi hidup di bumi.

Rasa Tidak Yakin Dapat Membuat Rasa Sang Nona Menjadi Terombang-Ambing

Ada lagi rasa kurang yakin hingga membuat gebetan pergi. Lantaran bung terlalu lama mengambil sikap untuk mengakhiri pendekatan dan melangkah maju ke arah jadian. Lagi-lagi, rasa yakin kerap mengantui hingga bung kerap menunda untuk mengikat nona. Padahal nona sudah terbawa suasana, namun dibuat sakit dengan perasaan yang diombang-ambing di segala situasi.

Dilema yang dialami nona, memutuskan untuk pergi, dari pada dibuat pilu karena langkah yang serius seperti hantu. Mampu memperlihatkan dan mengancam tapi tak kunjung bisa digapai. Kalau bung mengalami keraguan coba lah mencari jawaban. Jangan membawa perasaan seseorang ke arah ketidakpastian.

Pribadi Oportunis Selalu Ada, Rajin Melihat Celah Demi Memetik Kesempatan yang Ada

Oportunis mungkin sebutan bagi kawan yang memanfaatkan rasa lengang hubungan, kemudian masuk dan mendapatkan sesuai tujuan. Kalau bung sedang bersama gebetan dan dalam masa pendekatan, jagalah dia. Meskipun belum ada ikatan diantara kalian, namun bisa saja kerenggangan kalian dimanfaatkan oleh seseorang yakni kawan.

Istilah ini sering disebut nikung, tidak hanya merebut gebetan, merebut pacar pun juga demikian. Tapi kalau bung gentle ya biarkan nona yang memilih. Jangan terbesit rasa dendam dan amarah kepada seseorang oportunis tersebut. Kalau bung memang prioritas dan berkesan, pasti nona tak segan buat memilih bukan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Kala Si Nona Sedang Bercerita, Sebisa Mungkin Tahan Untuk Berkomentar

Yap, menurut penelitian Ladbrokes kepada 2.000 orang dewasa, 55% wanita gemar berbagi tentang hdubungan percintaan. Bisa percintaan teman, atau pun dirinya sendiri. Dan berperan sebagai pasangan, bung harus coba untuk bisa lebih paham. Salah satu caranya, tak memotonng pembicaraannya kala ia sedang bertutur kata.

Ini memang jadi situasi yang gampang-gampang susah, sebab satu kali bung blunder salah ucap, hati nona bisa saja mendadak berubah. Bukannya meringankan masalah, yang ada menambah masalah. Maka beberapa hal yang ingin kami sampaikan ini, mungkin bisa bung pahami terlebih dahulu.

Jaga Lisan Ketika Nona Sedang Bicara Banyak Soal Percintaan

Sumber : Nymag.com

Mulut-mu, harimau-mu, bukanlah sebuah jargon bohongan. Kalau bung tak pandai menjaga lisan yang ada urusan bisa panjang. Ketika bung merasa risih dengan kesalahan pasangan, jangan ditegaskan. Karena itu akan membuat dia makin terpuruk.

Kesalahan yang digarisbawahi membuat dia merasa bodoh karena tak paham akan kelakuannya. Secara klise manusia memang tempatnya salah kan bung? jadi jangan mengatakan “Tuh kan, apa aku bilang!” karena itu dapat memojokan dia. Sebaliknya tunggulah waktu yang tepat, dengan membiarkan ia berpikir dengan jernih terlebih dahulu. Nanti jika ada kesalahan serupa yang akan dilakukannya lagi, bung bisa memakai kejadian sekarang sebagai larangan. “Kamu mau kaya kemarin lagi?”

Jangan Mengomentari Sikap Atau Kesalahannya

Sumber : Huffpost.com

Bung harus pandai baca situasi untuk mengatasi. Karena perempuan adalah mahluk yang paling pakai hati. Beda dengan anda bung, yang selalu pakai logika. Ketika nona sedang curhat terus lalu kebodohanya dan memperbaiki, jangan bilang “Kenapa sebelumnya kamu nggak gini aja” ya, karena itu tidak ada faedahnya.

Jangan juga bung menyalahkan kalau tiba-tiba dia marah. Sebab akan jadi sesuatu yang wajar kalau akirnya nanti dia akan marah. Karena biar bagaimanapun kalimat tersebut dapat menydutkan posisinya. Bung harus lebih sabar dalam memahami si nona. Dan salah satu caranya adalah dengan tak terburu-buru menjatuhkan vonis bersalah atas dirinya.

Setiap Masalah Pasti Beragam Bung, Tapi Bung Tak Boleh Sepele Akan Masalah yang Si Nona Bagikan

Sumber : Moneycrashers.com

Setiap orang memiliki klasifikasi masalah, dengan ragam porsi bisa makro dan juga mikro. Kalau bung mendapati nona curhat ternyata hanya masalah sepele, jangan ditanggapi dengan “Oh, gitu doang”. Karena apa yang kita anggap remeh belum tentu serupa dengan apa yang sedang ada dalam pikirannya.

Sekalipun masalah yang ia bagikan memang tak ada berjuntrungan, tapi memberikan pernyataan dengan gambaran seolah tak tertarik pada si nona, akan membuatnya marah. Apalagi jika hal itu bung sampaikan ditengah-tengah obrolannya.

Apalagi Kalimat “Yaelah” Seperti Nada Ngenye yang Ditegaskan

Kata “Yaelah!” sepertinya dapat menyepelekan semua kalangan. Tidak hanya perempuan saja, tapi laki-laki juga. Jelas kata ini sangat memojokan bagi siapa saja yang ditanggapi. Lalu bayangkan jika bung adalah si nona yang bercerita untuk kemudian mendapat sanggahan serupa seperti yang baru saja bung sampaikan pada dirinya.

Walaupun menurut ladbrokes 50% pria hanya mampu bertahan selama 6 menit, tapi itu bukan menjadi patokan bung untuk males mendengarkan nona. Coba lah mendorong diri sendiri untuk mendengarkan curhatan lebih lama dari biasanya, agar hubungan berjalan awet seperti sedia kala.

Jangan Bertanya Bung Harus Seperti apa, Lebih Baik Dengarkan Saja Dirinya

Perempuan memang harus dimengerti semua keluh kesahnya, karena ia sendiri terkadang bingung harus berbuat apa untuk menghadapi masalahnya. Bahkan, kadang ia sering kali curhat ke teman-teman untuk mendapatkan solusi yang matang atau menjalankan seperti apa yang disarankan.

Tetapi perempuan terkadang tidak ingin diberikan saran untuk setiap curahan hati. Asalkan dapat mengutarakan unek-unek saja. Ia pasti sudah senang bukan main bung. Tapi ada kesalahan fatal, ketika pria yang selalu memberi nasihat dan bingung untuk berkata. Sehingga muncul kalimat “Terus aku harus gimana?” hal itu dapat membuat nona kesal tak karuan. Karena perkara curhat adalah ingin didengarkan bukan untuk mendengarkan.

Ingat bung, ia hanya ingin didengarkan tak melulu ingin mencari jalan keluar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Tak Hanya Jadi Ransangan, Pelukan dari Bung Bisa Jadi Obat Penenang

Saat si nona sedang stress berat karena pekerjaan, hampir depresi hanya karena beban yang terlalu berat. Bung tak boleh turut serta, langkah yang paing mudah bawa dirinya dalam dekapan dan peluk ia dalam beberapa waktu lamanya.

Karena tak hanya untuk urusan cinta, sikap bung yang satu ini juga dipercaya akan meningkatkan hubungan fisik dan emosional pasangan. Bahkan seorang pakar psikolog menyatakan, “ketika kita memeluk orang yang istimewa dalam hidup, jantung seakan berdetak lebih cepat dan kita akan merasa kehangatan dalam tubuh. Perasaan tersebut akan membantu ia untuk menurunkan stres dan memberikan energi dalam menjalani hari-hari”

Dan demi meyakinkan bung akan perkara ini, ada beberapa yang memang patut dipahami. Bagaimana itu terjadi.

Hormon Cinta Disebut-sebut Sebagai Alasan Kuat yang Pertama Untuk Menghilangkan Depresinya

Seperti yang diposting dair laman Elite Daily, saat berpelukan, ada senyawa hormon yang dirilis oleh otak bernama oksitosin, atau lebih dikenal sebagai “Hormon Cinta”. Hormon ini diyakini efektif untuk mengobati depresi karena memicu perilaku empati.

Menurut para ilmuwan di UC San Diego School of Medicine, ini dapat membantu melawan keinginan yang dialami penderita depresi untuk mengisolasi dirinya dari banyak orang. Hal ini sekaligus jadi pelajaran untuk kita bisa lebih memahami, hal apa saja yang dibutuhkan oleh seseorang yang mungkin sedang depresi atau stress. Termasuk pasangan kita!

Lalu Dipercaya Juga Untuk Menurunkan Rasa Cemas dan Khawatir yang Sering Dideritanya

Sering kita denga sebagai hormon kortisol, konon rasa cemas dan khawatir yang berlebih diyakini bukanlah sesuatu yang baik. Bahkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peradangan dan sistem kekebalan tubuh.

Sekilas situasi seperti ini mungkin terlihat tak akan terlalu memiliki dampak yang berbahaya. Namun jika terjadi pada intensitas yang cukup sering jelas akan mempengaruhi kesehatan si nona. Maka demi membantunya terhindar dari masalah tersebut, tak ada salahnya jika bung rajin-rajin untuk memeluknya.

Hingga Mampu Menciptakan Sensasi Percaya Diri, Sesaat Setelah Menerima Dekapan yang Penuh Kasih

Manfaat berikutnya yang bung bisa berikan kepada si nona lewat pelukan adalah merubah kepribadiannya jauh lebih baik dari sebelumnya. Sentuhan fisik yang ada jadi pemicu lain yang akan memberikan rasa nyaman dan ketenangan untuk pasangan.

Dan sebagai bonus tambahan, kegiatan ini bisa jadi peluang untuk hubungan yang lebih dari sekedar pelukan.Yaa, bung pasti sudah tahu akan kemana arahnya.

Semua ini berkat hormon dopamin, sebuah hormon yang meningkatkan hasrat seksual ketika sedang berpelukan. Berkat kontribusi positif ini, koneksi antara kita dengan dia yang sedang ada dalam pelukan akan semakin dekat (walau faktanya tidak selalu secara seksual).

Hanya Karena Sebuah Pelukan, Jantung si Nona Diperacaya Akan Berjalan Lebih Baik dan Tekanan Darahnya Menurun

Memang tak ada yang bisa memprediksi bagaimana situasi kesehatan setiap orang. Namun dengan berbagai alasan baik, pelukan jadi salah satu hal yang akan membuat si nona lebih sehat. Meski sebenarnya akan terasa pada kedua belah pihak, perasaan tenang yang damai dikirimkan oleh otak dan disebar ke seluruh bagian tubuh Anda sehingga membuat otot dan pembuluh darah relaks. Alhasil, tekanan darah Anda pun menurun.

Dan menariknya lagi, Sebuah penelitian di ND University menunjukkan bahwa detak jantung seseorang akan meningkat pada orang yang jarang berkontak fisik dengan keluarga atau pasangan. Hal ini pun berhubungan dengan rasa tegang dan stres.

Maka demi umur yang lebih panjang, bung boleh berlama-lama memeluk pasangan.

Dan yang Paling Penting, Ini Jadi Upaya Untuk Tetap Menciptakan Romansa Atas Hubungan dengan si Nona

Tatkala berpelukan berdua dengan dirinya, ada perasaan yang lebih baik jelas terasa.  Baik untuk kita atau si nona, karena disaat yang bersamaan senyawa oksitoksin telah berhasil dilepaskan. Dan situasi ini membuat pasangan merasa lebih dicintai dan dipercayai lagi.

Dari sisi kesehatan pelukan jelas jadi sesuatu yang memang berdampak baik, dan juga memiliki peran yang sama penting dengan kelangsungan hubungan. Ingat bung, perempuan selalu ingin dilindungi dan upaya melindungi bisa kita tunjukkan dalam sebuah pelukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top