Money & Power

7 Cara Menemukan Passion Untukmu Yang Masih Mencari!

Tidak semua orang beruntung menemukan passionnya saat kesempatan untuk mengembangkannya masih begitu luas. Bahkan ada banyak orang dengan usia tak lagi muda namun tidak kunjung menemukan passionnya. Mereka hanya hidup dalam rutinitas yang menjemukan. Tentu kamu tidak mau terjebak dalam kondisi seperti itu bukan?

Passion adalah hal yang sangat penting dalam hidup. Dari  sinilah tujuan dan kebahagian hidup bisa bermula. Bergelimang harta tak selalu mampu membuatmu senang, namun bisa melakukan hal yang sesuai dengan passion akan selalu membuat bahagiamu tercukupkan.

Bahkan laki-laki yang telah menemukan dan menekuni passionnya akan terlihat memiliki nilai lebih di mata perempuan.  Apa yang lebih menarik bagi seorang perempuan selain seorang laki-laki yang mengerti dirinya betul dan begitu optimis menjalani hidup. Kalau untuk memahami dirinya saja dia tak menemui kesulitan, tentu akan lebih mudah baginya untuk mengerti keinginan perempuan. Rasanya bersama dengan laki-laki seperti itu, kesuksesan dan kebahagiaan jadi lebih dekat. Ingat! Tak ada wanita yang suka berdekatan dengan laki-laki yang menjalani hidup sebagai sebuah keterpaksaan.  Tak sabar lagi ingin segera menemukan passionmu? 7 pertanyaan ini akan segera membantumu menemukan passion!

Mulailah dari bertanya pada dirimu sendiri, apa yang melengkapi hidupmu? Ini bukan tentang barang mahal, namun lebih pada apa yang bisa membuatmu jadi seperti tak kenal lelah!

Dengarkan kata hatimu. Jangan tanyakan hal ini pada orang tua, saudara atau pacar. Hanya kamu sendiri yang mengetahui jawaban dari pertanyaan ini. Passion adalah sesuatu yang mempu membangkitkan jiwa dan semangatmu. Melakukan hal yang sesuai dengan passionmu akan membuat kamu merasa berarti. Kamu juga tak akan segan berpeluh demi hal itu.

Kamu tetap melakukan hal ini meski ditentang oleh orangtuamu. Bahkan kamu tetap bersikukuh untuk melakukannya meski mendapat banyak penolakan!

Orang tua memang memiliki porsi yang cukup besar dalam menentukan passionnya. Tapi ketika apa yang mereka arahkan tidak sesuai dengan passionmu jangan hanya diam saja! Kamu berhak memperjuangkan passionmu. Hidup hanya sekali, jangan sia-siakan untuk melakukan hal yang tidak sesuai dengan kata hatimu. Bisa melakukan hal yang sesuai dengan passion akan memberimu kebahagiaan besar. Ketika passion telah memanggil, rasanya kamu sanggup menerjang segala aral rintangan.

Pahami dirimu sendiri sebelum memahami orang lain! Sejauh ini kemampuan apa yang paling menonjol dari dirimu?

Mengetahui kemampuan yang paling menonjol dari dirimu akan sangat membantu kamu untuk menemukan passion. Kenali dirimu lebih baik! Setiap orang memiliki telenta dan kemapuannya masing-masing. Kamu bisa menyiapkan waktu khusus untuk menganalisa hidupmu selama ini. Ada banyak hal yang telah kamu lakukan. Tentu ada satu hal dimana kamu merasa paling mampu untuk melakukan itu. Semangat Bro!

Kembalilah ke masa kecilmu! Bukan hanya mengenang memori indah, ingat-ingat lagi apa hal yang paling kamu sukai saat kecil?

Meski kamu telah dewasa, bukan berarti kamu tidak boleh mengingat-ingat masa kecilmu yang indah. Luangkan waktu sejenak untuk kembali ke dunia yang hanya berisi kebahagiaan. Ingatlah apa hal yang paling kamu sukai saat kecil. Kesukaanmu saat kecil itulah yang membentuk kamu yang sekarang. Bisa jadi itu juga merupakan passionmu

Idealnya laki-laki memang harus pantang menyerah, namun pasti ada satu kegiatan yang terus berulang-ulang kamu lakukan meski kerap kali gagal? Bisa jadi itu merupakan passionmu!

Hal yang kamu coba berulang-ulang meski sering kali gagal bisa jadi merupakan passionmu. Mungkin sebagian orang mengganggap itu hanya membuang waktu. Tapi percayalah semua hal memang membutuhkan proses. Termasuk juga untuk menemukan passion.  Jika hal itu bukan passionmu tentu kamu tak mau terus mencoba berulang-ulang meski kerap kali gagal kan Bro?

Apa pencapaian yang ingin kamu ceritakan 10-20 tahun lagi pada anak dan orang-orang dekatmu? Tentu kamu ingin membuat mereka bangga pada dirimu bukan?

Sebagai laki-laki kamu harus memiliki hal yang kamu banggakan kelak. Prestasi apa yang ingin kamu banggakan dimasa depan? Rutinitasmu sebagai karyawan yang berangkat pagi buta dan pulang malam atau tentang impianmu yang terwujud. Hidup adala soal pilihan. Kamu bisa mengacuhkan cita-citamu atau bekerja keras untuk mewujudkannya.

Seandainya tak ada orang yang menilai dan mengomentarimu; kamu ingin menjadi seperti apa?

Kehidupan sering kali menjadi lebih ditentukan oleh penilaian orang lain. Padahal itu hanya menempatkanmu pada posisi yang tak bahagia. Tanyakan pada dirimu sendiri. Siapakah aku? Satu pertanyaan yang terlihat sederhana itu akan membantumu menemukan passion.

Ketika kamu telah berhasil menemukan passion, itu berarti kunci tujuan dan kebahagian hidup telah berada dalam genggamanmu. Kamu telah berada selangkah lebih dekat dengan kesuksesan. Kalau sudah begini, kamu tinggal memperjuangkan passionmu! Selamat mencari Bro!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Menjajal Si Merah: Jinak Di Bawah, Galak Di Atas

Akhirnya kami punya kesempatan untuk menjajal langsung motor GSX-R150 dari Suzuki. Kebetulan yang kami jajal berwarna merah, yang nampak begitu menggoda. Secara umum motor satu ini kami bawa untuk penggunaan harian di aera jabodetabek. Di beberapa kesempatan kami juga membawa motor ini di jalan yang lebih luang untuk menjajal performanya.

Tampilan Fungsional Tanpa Banyak Ornamen Basa-Basi

Kami memilih kata sexy, untuk menggambarkan Suzuki GSX-R150 ini. Nama GSX yang disandangnya sesungguh tak sekedar tempelan belaka. Karena kita bisa melihat tarikan garis serupa dari tipe-tipe GSX yang menggendong mesin lebih besar. Coba kita bandingkan tampilan GSX-R1000 ini dengan GSX-R150 ini. Tarikan garisnya tampak serupa.

Desain bodynya tak di rancang main-main karena dibangun menggunakan perhitungan hasil pengujian wind tunnel di jepang. Hasilnya, GSX-R15o ini menganut model yang terlihat mengalir dan aerodinamis. Pastinya tidak banyak ornamen atau bentuk-bentuk tak bermanfaat yang jamak kita lihat di merk lain. Tapi bukan berarti tampilannya jadi tak menarik.

Karena kami sempat beberapa kali mendapati pengendara lain melirik motor yang kami tunggangi. Terutama bagi sesama pengguna kelas 150cc, motor cukup menyita perhatian di jalan raya. Waspada khusus kami berikan pada sektor spion. Bentuknya yang mendatar dan sangat lebar, menempatkan perangkat satu ini sejajar dengan spion mobil kebanyakan. Walhasil, untuk lancar mengarungi kemacetan, ketika menggunakan motor ini harus sesekali melipat spionnya ke dalam.

Posisi Riding Agresif Dengan Handle Bar Under Yoke

Untuk kelas motor sport 150cc bisa dibilang posisi berkendara GSX-R150 ini paling agresif kalau dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Stang jepitnya sendiri bertipe under the yoke alias berada di bawah segitiga depan.

Dalam kondisi berkendara normal, badan menjadi membungkuk dan mendukung tampilan balap dari motor ini. Ketika dalam kecepatan tinggi dengan mudah badan pengendara mendekat dan memeluk tangki. Hal ini didukung dengan jok belakang yang tinggi sehingga menambah kesan agresif.

Hal menarik lainnya, bobot GSX-R150 yang hanya 126 kg lebih ringan dibanding motor 150cc lain yang lebih dari 130 kg. Ditambah lagi tinggi joknya juga paling rendah di kelasnya. Sehingga untuk mereka yang bertinggi badan kurang dari 170 cm pun masih nyaman mengendarai motor ini. Untuk diajak rebah ketika menikung juga tak ragu karena bobotnya yang ringan tadi.

Mesin Over Bore, Galak Di Putaran Menengah Atas

Lagi-lagi Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Teknologi Keyless, Nyalakan Motor Bisa Pakai ID

Kecangihan tak berhenti sampai situ, untuk mengoperasikan motor, Bung cukup mendekatkan remote ke motornya. Motor baru bisa dioperasikan dengan memutar knob yang ada di tangki apabila remote berada dalam radius 1 meter. Sementara sebaliknya keyless ignition system otomatis akan mengunci jika jarak remote lebih dari 1 meter.

Demi keamanan, knob ini pun tidak bisa diputar paksa. Apabila main switch knob diputar paksa dengan tujuan akan dicuri, maka sesuai konstruksinya main switch knob akan berputar kosong.

Setiap keyless remote memiliki nomor ID. Nomor tersebut memungkinkan pemilik motor untuk tetap bisa mengakses main switch knob dalam keadaan remote rusak atau gangguan teknis lainnya. Kita tinggal memasukan 4 digit pin dengan acara menekan knob. Karena itu Pemilik motor disarankan untuk mencatat dan rahasiakan Remote ID serta simpan di tempat yang aman.

Namun Terlepas dari kecanggihannya tersebut, SIS selaku produsen Suzuki juga mendengar dan memenuhi permintaan dari konsumen lain yang memiliki karakter berbeda, dengan menyediakan Suzuki GSX-R150 menggunakan Shuttered Key System.

Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS memproduksi varian Shuttered Key System dengan komposisi secara khusus sebanyak 15% dari total produksi GSX-R150 setiap bulan. Dengan demikian, calon konsumen bisa memiliki pilihan lebih banyak sebelum memutuskan pilihannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Daripada Masa Pacaran, Momen Pendekatan Sebenarnya Jauh Lebih Berat Untuk Dijalankan

Masa pendekatan seperti sebuah ujian sebelum jadian, ada rintangan yang menghalangi hingga membuat hubungan tidak dapat berjalan yang diinginkan. Karena itu, masa pendekatan masa sulit yang harus dilewati. Seperti ajang pecarian bakat tapi masih dalam kategori kualifikasi. Bung harus usaha keras agar jalan berat bisa ringan diselesaikan.

Pendekatan biasanya dijalani penuh semangat meskipun rasa cinta belum tentu terbalas. Bagaimana bung mau tahu kalau hal itu dapat terbalas kalau belum mencoba untuk menyelesaikan. Lantaran berat di jalani, banyak yang tidak usaha extra ketika di titik ini. Banyak yang cuek dan coba cari sana cari sini yang pas di hati. Tapi malah tetap sendiri karena terlalu selektif memilih calon istri.

Memulai Chatting Awal Bisa Berbuah Basi Karena Respon Nona Datar Tanpa Ekspresi

Mencari bahan obrolan bersama gebetan tentu sulit bung. Apalagi respon gebetan tidak terlalu menyenangkan saat menyapa di waktu sengang. Ingin pendekatan berjalan mulus, bung berlaku bak wartawan dengan menanyakan berbagai pertanyaan untuk menggali kehidupan nona lebih dalam. Garing memang, tapi bung tetap melakukan.

Belum lagi, nona bisa membalas pesan bung dengan jeda 2 sampai 3 jam. Hingga timbul pertanyaan apakah bung bukan prioritas di ranah perasaan nona? sehingga hadir dan tidak, tidak berpengaruh buatnya. Bung yang terlahir sebagai laki-laki kuat, harus bisa mensiasiti dan menaklukan nona. Karena tantangan seperti itu saja tidak bisa, bagaimana ke langkah selanjutnya?

Uang Menjadi Pertaruhan Untuk Kemenangan Masa Pendekatan

Kalau chatting sudah berjalan aman, bisa jadi pertemuan akan segera dilakukan. Karena pesan yang berjalan antara bung dan nona, sudah menggali rasa penasaran. Meet up, istilah gaulnya. Merujuk ke tempat makan yang tak mewah namun menawan. Agar nona bisa menilai, kalau bung cukup memiliki selera dan nilai untuk memilih tempat pada sebuah pertemuan.

Usaha laki-laki kepada perempuan memang ada saja. Entah kodrat atau memang dicontohkan adam dan hawa, sistem traktir atau bayarin seperti menjadi tanggung jawab laki-laki. Demi merebut hati, apa boleh buat kan bung? dengan mempersiapkan suntikan dana untuk dapat traktir nona. Meskipun bulan depan hidup berkecukupan.

Tak Selalu Mulus, Kadang Dada yang Harus Banyak Dielus 

Setiap rencana pasti tidak pernah mulus. Tahayul apabila ada orang yang selalu mulus dengan rencana yang dibuat tanpa pernah gagal atau ada batu sandungan. Pendekatan sesungguhnya adalah rencana dari setiap orang yang ingin berpasangan, dengan menunjuk satu individu untuk mencoba menjalin hubungan.

Ketika rintangan datang, seperti Nona tiba-tiba menghindar dari peredaran atau ditolak setelah mengajak lebih dari teman. Ya sabar saja bung, itu semua biasa terjadi. Jangan ditangisi karena tidak perlu menangisi yang pergi secara terminologi, terkecuali ia tak lagi hidup di bumi.

Rasa Tidak Yakin Dapat Membuat Rasa Sang Nona Menjadi Terombang-Ambing

Ada lagi rasa kurang yakin hingga membuat gebetan pergi. Lantaran bung terlalu lama mengambil sikap untuk mengakhiri pendekatan dan melangkah maju ke arah jadian. Lagi-lagi, rasa yakin kerap mengantui hingga bung kerap menunda untuk mengikat nona. Padahal nona sudah terbawa suasana, namun dibuat sakit dengan perasaan yang diombang-ambing di segala situasi.

Dilema yang dialami nona, memutuskan untuk pergi, dari pada dibuat pilu karena langkah yang serius seperti hantu. Mampu memperlihatkan dan mengancam tapi tak kunjung bisa digapai. Kalau bung mengalami keraguan coba lah mencari jawaban. Jangan membawa perasaan seseorang ke arah ketidakpastian.

Pribadi Oportunis Selalu Ada, Rajin Melihat Celah Demi Memetik Kesempatan yang Ada

Oportunis mungkin sebutan bagi kawan yang memanfaatkan rasa lengang hubungan, kemudian masuk dan mendapatkan sesuai tujuan. Kalau bung sedang bersama gebetan dan dalam masa pendekatan, jagalah dia. Meskipun belum ada ikatan diantara kalian, namun bisa saja kerenggangan kalian dimanfaatkan oleh seseorang yakni kawan.

Istilah ini sering disebut nikung, tidak hanya merebut gebetan, merebut pacar pun juga demikian. Tapi kalau bung gentle ya biarkan nona yang memilih. Jangan terbesit rasa dendam dan amarah kepada seseorang oportunis tersebut. Kalau bung memang prioritas dan berkesan, pasti nona tak segan buat memilih bukan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Bung Jangan Ngaku Paham Teknologi Tapi Masih Sering Melakukan Hal Ini

Di era seperti sekarang setiap orang sudah seharusnya akrab dengan dunia teknologi, akan tetapi masih banyak juga orang gaptek alias gagap teknologi. Alhasil, orang tersebut malah bersikap sok tau yang memungkinkan malah membuat blunder dalam menyikapi. Memang dunia teknologi perlu dipelajari karena inovasi semakin canggih yang menuntut bung untuk melakukan multitasking di setiap waktu.

Mempelajarinya pun terkadang tidak sulit tapi butuh waktu. Bung yang kerap berusuran dengan handphone dan internet pasti harusnya sudah dapat lebih pandai dalam memfasilitasi diri. Jangan sampai berkoar-koar sebagai seseorang yang handal dalam tekonologi tetapi malah melakukan hal gaptek tanpa sadar.

Bersikap Paham Akan Sesuatu Meskipun Sebenarnya Tidak Tahu

Banyak orang yang gagap teknologi tetapi tidak mau terlihat sikapnya, sehingga ia akan bersikap sok tahu tentang teknologi bung. Seperti hal-hal yang tidak paham tetapi ia berusaha menjelaskan tetapi tidak jelas arah penjelasannya. Ada juga yang ingin membantu dengan melakukan hal yang tidak dikuasai, seperti mengakses aplikasi atau semacamnya.

Orang-orang sok tahu ini hanya tidak mau dianggap gaptek bung, walaupun kenyataanya demikian. Lantaran beberapa hal yang memang tidak dikuasai tetapi coba menawarkan diri. Baik memang, tapi alangkah baiknya bung yang gagap teknologi tidak perlu bersikap sok tahu yang ada hanya melakukan hal blunder bung!

Ada Bantuan Apabila Berbuah Imbalan

Pernahkah bung meminta tolong seseorang yang ingin membantu asalkan ada imbalan? pasti ada kan, padahal yang bung minta hanyalah hal sederhana seperti hanya untuk mengunduh anti-virus di komputer atau hanya meminta crack untuk windows belaka yang didapat di forum. Padahal hal ini mudah tanpa perlu usaha yang berlebih untuk melakukannya.

Akan tetapi karena orang yang membantu bung bersikap gaptek hinnga ia mengganggapnya hal seperti itu adalah hal sulit jadi pantas kalau ada imbalan. Padahal hal ini tidak perlu, justru kalau ada kerabat bung yang bersikap seperti ini hanya menampilkan sifat kebodohannya secara tidak langsung.

Bung Kerap Bertemu Mereka yang Gagal Fokus Ketika Ditanya Hal Teknologi yang Khusus

Sumber : Medium.com

Salah fokus menjadi sesuatu yang konyol sebenarnya dan ini merupakan bukti yang jelas kalau bung gagap teknologi. Ingin bersikap digital native atau faham akan segala sesuatu tentang teknologi, tetapi malah cenderung salah ketika ditanya. Ketika bung bertanya atau ditanya teman soal A tetapi bung malah menjawab B, hingga hal ngelantur tersebut menjadi ngejelimet.

Kesalahan dalam menjawab bukan berada di pertanyaan yang kurang jelas. Akan tetapi karena bung yang tidak mengerti berusaha untuk menjawab. Lebih baik diam dari pada bersuara tetapi yang diutarakan hanya sebatas hal bodoh belaka.

Selalu Menunjuk Orang Lain Ketika Dirinya Mengaku Tidak Gaptek Seperti yang Lain

Mungkin banyak juga yang pernah merasakan ketika meminta tolong seseorang ia selalu “melempar” kepada orang lain. Dengan alasan sibuk dan sedang tidak ada waktu. Padahal selama ini bung selalu melihat dia mengoceh soal teknologi. Karena untuk menjaga image sebagai paham teknologi ia tidak mau image tersebut rusak karena kelalaiannya.

Tipe orang gaptek memang selalu saja ada disekeliling bung, akan tetapi mereka tidak mau dicap sebagai kategori tersebut lantaran malu. Karena di jaman yang sudah tidak dapat terlepas dengan teknologi seperti ini, pasti menjadi satu acuan kalau tidak paham teknologi akan dicap sebagai orang yang kuno.

Bung Selalu Emosi Ketika Dianggap Gaptek, Lantaran Gaptek Ungkapan Rendahan yang Bung Sadari

Tidak sedikit juga yang bung tanyakan soal tekonologi tetapi dia bersikap sok tahu yang ujung-ujungnya malah salah. Bung pun langsung menanyakan dia apakah paham soal yang dikerjakan atau tidak? ketika itu pula ia langsung naik pitam lantaran merasa direndahkan ketika dianggap sebagai orang gaptek. Sehingga ia marah-marah tanpa sadar kalau dia memang salah.

Era teknologi seperti sekarang memang menjadi suatu teman akrab yang harus dipahami. Tak pelak, di zaman maju seperti ini dicap gaptek bisa menimbulkan kemarahan atau merasa direndahkan. Apalagi memiliki handphone yang sekarang berbasis paket data internet sudah menjadi kebutuhan primer yang setara dengan sandang dan pangan. Jadi hal ini lah yang memicu orang gaptek tersebar lantaran tidak pintar kala menggunakan gawai pintar, setuju bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Kala Si Nona Sedang Bercerita, Sebisa Mungkin Tahan Untuk Berkomentar

Yap, menurut penelitian Ladbrokes kepada 2.000 orang dewasa, 55% wanita gemar berbagi tentang hdubungan percintaan. Bisa percintaan teman, atau pun dirinya sendiri. Dan berperan sebagai pasangan, bung harus coba untuk bisa lebih paham. Salah satu caranya, tak memotonng pembicaraannya kala ia sedang bertutur kata.

Ini memang jadi situasi yang gampang-gampang susah, sebab satu kali bung blunder salah ucap, hati nona bisa saja mendadak berubah. Bukannya meringankan masalah, yang ada menambah masalah. Maka beberapa hal yang ingin kami sampaikan ini, mungkin bisa bung pahami terlebih dahulu.

Jaga Lisan Ketika Nona Sedang Bicara Banyak Soal Percintaan

Sumber : Nymag.com

Mulut-mu, harimau-mu, bukanlah sebuah jargon bohongan. Kalau bung tak pandai menjaga lisan yang ada urusan bisa panjang. Ketika bung merasa risih dengan kesalahan pasangan, jangan ditegaskan. Karena itu akan membuat dia makin terpuruk.

Kesalahan yang digarisbawahi membuat dia merasa bodoh karena tak paham akan kelakuannya. Secara klise manusia memang tempatnya salah kan bung? jadi jangan mengatakan “Tuh kan, apa aku bilang!” karena itu dapat memojokan dia. Sebaliknya tunggulah waktu yang tepat, dengan membiarkan ia berpikir dengan jernih terlebih dahulu. Nanti jika ada kesalahan serupa yang akan dilakukannya lagi, bung bisa memakai kejadian sekarang sebagai larangan. “Kamu mau kaya kemarin lagi?”

Jangan Mengomentari Sikap Atau Kesalahannya

Sumber : Huffpost.com

Bung harus pandai baca situasi untuk mengatasi. Karena perempuan adalah mahluk yang paling pakai hati. Beda dengan anda bung, yang selalu pakai logika. Ketika nona sedang curhat terus lalu kebodohanya dan memperbaiki, jangan bilang “Kenapa sebelumnya kamu nggak gini aja” ya, karena itu tidak ada faedahnya.

Jangan juga bung menyalahkan kalau tiba-tiba dia marah. Sebab akan jadi sesuatu yang wajar kalau akirnya nanti dia akan marah. Karena biar bagaimanapun kalimat tersebut dapat menydutkan posisinya. Bung harus lebih sabar dalam memahami si nona. Dan salah satu caranya adalah dengan tak terburu-buru menjatuhkan vonis bersalah atas dirinya.

Setiap Masalah Pasti Beragam Bung, Tapi Bung Tak Boleh Sepele Akan Masalah yang Si Nona Bagikan

Sumber : Moneycrashers.com

Setiap orang memiliki klasifikasi masalah, dengan ragam porsi bisa makro dan juga mikro. Kalau bung mendapati nona curhat ternyata hanya masalah sepele, jangan ditanggapi dengan “Oh, gitu doang”. Karena apa yang kita anggap remeh belum tentu serupa dengan apa yang sedang ada dalam pikirannya.

Sekalipun masalah yang ia bagikan memang tak ada berjuntrungan, tapi memberikan pernyataan dengan gambaran seolah tak tertarik pada si nona, akan membuatnya marah. Apalagi jika hal itu bung sampaikan ditengah-tengah obrolannya.

Apalagi Kalimat “Yaelah” Seperti Nada Ngenye yang Ditegaskan

Kata “Yaelah!” sepertinya dapat menyepelekan semua kalangan. Tidak hanya perempuan saja, tapi laki-laki juga. Jelas kata ini sangat memojokan bagi siapa saja yang ditanggapi. Lalu bayangkan jika bung adalah si nona yang bercerita untuk kemudian mendapat sanggahan serupa seperti yang baru saja bung sampaikan pada dirinya.

Walaupun menurut ladbrokes 50% pria hanya mampu bertahan selama 6 menit, tapi itu bukan menjadi patokan bung untuk males mendengarkan nona. Coba lah mendorong diri sendiri untuk mendengarkan curhatan lebih lama dari biasanya, agar hubungan berjalan awet seperti sedia kala.

Jangan Bertanya Bung Harus Seperti apa, Lebih Baik Dengarkan Saja Dirinya

Perempuan memang harus dimengerti semua keluh kesahnya, karena ia sendiri terkadang bingung harus berbuat apa untuk menghadapi masalahnya. Bahkan, kadang ia sering kali curhat ke teman-teman untuk mendapatkan solusi yang matang atau menjalankan seperti apa yang disarankan.

Tetapi perempuan terkadang tidak ingin diberikan saran untuk setiap curahan hati. Asalkan dapat mengutarakan unek-unek saja. Ia pasti sudah senang bukan main bung. Tapi ada kesalahan fatal, ketika pria yang selalu memberi nasihat dan bingung untuk berkata. Sehingga muncul kalimat “Terus aku harus gimana?” hal itu dapat membuat nona kesal tak karuan. Karena perkara curhat adalah ingin didengarkan bukan untuk mendengarkan.

Ingat bung, ia hanya ingin didengarkan tak melulu ingin mencari jalan keluar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top