Otomotif

10 Tips Berkendara Di Tengah Kemacetan

Coba penjamkan mata sambil mengingat pengalaman melalui kemacetan terakhir kali.  Bayangkan kendaraan di sekelilingmu dimana mobil motor saling memotong. Bayangkan kamu mencoba menyeimbangkan kecepatan, membaca rambu jalan, memantau situasi jalanan. Bayangkan bagaimana lalu lalang orang menyebrang, jalanan berlubang, tumpahan sisa oli, pengendara saling berteriak, klakson sahut menyahut dan keramaian lainnya.

Menyeramkan? Bisa jadi begitu! Mengendarai motor di kemacetan memang bukan perkara mudah. Terutama bagi mereka yang mungkin berlum terlalu lama berkendara. Banyak sekali hal yang harus diperhatikan ketika melajukan motor di jalan raya.

Setidaknya untuk memberikan rasa lega, berikut beberapa tips yang bisa membantu menghadapi keruwetan lalu lintas yang Bung hadapi!

1. Menghadapi mobil, perhatikan gerakan kepala pengemudi

Seharusnya semua orang tertib berlalu lintas, semisal menggunakan lampu sein ketika hendak berbelok. Sayangnya tidak semua menjalankan ini dengan baik. Dalam situasi macet, jika kita tak awas bisa jadi kita jadi korban mobil atau motor yang tiba-tiba berbelok.

Untuk mengantisipasinya, setiap kita hendak mendahului atau berada di samping kendaraan lain, cobalah melihat gerakan kepala si pengemudi. Secara otomatis pengemudi akan menggerakan kepalanya walau sedikit ketika hendak berbelok. Hal ini membantu kita mengantisipasi gerakan kendaraan sebelum terjadi.

2. Selalu Lihat Spion Tapi Jangan Percaya Sepenuhnya

Spion motor memang bisa menyelamatkan kita dari hal yang tidak diinginkan. Karena itu kita harus selalu menggunakannya ketika hendak berpindah jalur di tengah kemacetan. Namun jangan juga 100 persen percaya pada apa yang ditampilkan kaca spion ini.

Kita harus selalu memeriksa ulang dengan menengok sedikit menggunakan mata. Pasalnya di tengah kemacetan biasanya motor berjalan ekstra dekat. Walhasil banyak yang masuk ke dalam area blind spot. Yaitu situasi dimana kendaraan tak terlihat di spion.

3. Antisipasi Motor atau Penyebrang Jalan Yang Lewat Di Sela-sela Mobil

Dalam situasi macet jangan melajukan motor terlalu kencang. Sebab bisa jadi ada motor yang tiba-tiba muncul menyelip di antara mobil yang mengantri. Atau skenario lain, ada pejalan kaki yang menyebrang menggunakan celah di antara mobil.

Untuk itu kita perlu mengurangi laju jika berada dalam situasi macam itu untuk memberi waktu antisipasi. Berikan perhatian lebih untuk mobil-mobil berjenis SUV, MPV serta bus yang punya tinggi di atas posisi duduk kita di motor.

4. Nyalakan Lampu Meski Di siang Hari

Sejatinya ini sudah termaktub dalam peraturan lalu lintas di Indonesia. Pengendara sepeda motor wajib menyalakan lampu di siang hari. Beberapa produsen motor bahkan sudah membuat lampu menyala otomatis alias always on.

Sayangnya tak semua pengendara motor mengamini hal ini. Padahal adanya lampu di siang hari membuat motor jadi mudah terlihat orang pengguna jalan lain dan membantu menghindari hal yang tak diinginkan.

5. Mengantri Di Kiri Atau Di Kanan Mobil

Ketika mengantri di kemacetan, usahakan tidak berhenti tepat di belakang mobil. Posisikan motor di kiri atau kanan mobil yang sedang berhenti. Posisi ini membantu jika dirasa perlu bermanuver untuk mendahului tanpa perlu repot memutar stang terlalu dalam.

Lagi pula banyak tipe mobil yang punya posisi blind spot tepat di belakang. Jadi seandainya mobil tersebut mundur karena tidak sengaja atau karena ingin bermanuver, bisa jadi motor kita akan tertubruk karena pengemudi yang tak melihat.

6. Bersiap Dengan Power MesinYang Baik

Dalam kemacetan usahakan selalu menggunakan gigi rendah. Dengan begitu motor akan selalu siap untuk berakselerasi jika dibutuhkan. Suara mesin yang tinggi juga akan lebih mendapat perhatian dari pengguna jalan lain sehingga keberadaan kita bisa diketahui.

Menggunakan motor bertenaga besar macam Suzuki All New Satria F150 cocok untuk situasi macam ini. Mengusung tema Hyperunderbone. Dapur pacunya bertenaga ekstra lewat pemilihan 1150 cc DOHC 4 valve.

Semburan tenaganya bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3. Dengan tenaga macam ini kita akan selalu siap jika dibutuhkan akselerasi mendadak.

Tenaga besar ini dikombinasikan dengan body yang ramping. Posisi berkendara All New Satria F150 yang menggunakan stang jepit juga membuatnya mudah untuk meliuk-liuk di tengah kemacetan.

7. Pelajari Perbedaan Permukaan Jalan

Kondisi jalanan di Indonesia memang belum bisa dikatakan ideal. Untuk itu kita perlu belajar mengenali perbedaan permukaan jalan. Mulai dari jenisnya misalnya aspal, beton, konblok, batu pecahan, tanah dan lainnya. Masing-masing tipe permukaan ini akan memberikan reaksi yang berbeda dan perlu antisipasi yang berbeda juga.

Jalanan beton misalnya akan lebih licin jika terkena hujan. Selain itu juga akan terasa lebih bumpy jika kita melaju di atasnya. Jadi jika terjebak macet di tengah jalan beton, kita perlu lebih behati-hati jika membuka gas.

8. Jangan Sein Kiri Beloknya Ke Kanan

Adegan ini bukan hanya didominasi emak-emak. Pasalnya jarang ada motor yang dilengkapi swicth off otomatis. Berbeda dengan mobil yang langsung mati setelah berbelok, motor perlu aksi pengendara untuk mematikan sein ketika rampung berbelok.

Karena itu tak masalah berulang kali memeriksa apakah sein sudah mati dengan menekan tombolnya berulang menggunakan jempol. Lebih baik mengechecknya berulang-ulang dibanding lampu sein kiri masih menyala sementara kita hendak berpindah lajur ke kanan.

9. Jangan Emosi Lebih Baik Mengalah

Jalanan macet memang sumber emosi. Apalagi kalau harus berkendara dalam panas terik. Tapi usahakan kepala tetap dingin. Jangan terburu emosi karena bisa jadi nyawa taruhannya.

Ketika berada di mulut persimpangan ketika terbebas dari macet, jangan langsung tergoda untuk membetot gas. Perhatikan dulu sekitar. Mengalah saja jika ada kendaraan yang ngotot ingin menyerobot. Ini bukan ajang balapan, yang terpenting selamat sampai tujuan bukan soal siapa tiba lebih cepat.

10. Gunakan Motor Ciamik Agar Lebih Menikmati Perjalanan

Agar lebih relaks ada baiknya kita menggunakan motor yang juga bisa kita nikmati. Jadi emosi akan lebih stabil dan merasa lebih enjoy meski harus berpeluh macet. Pilih motor dengan tampilan yang sesuai selera kita.

Contohnya seperti Suzuki All New Satria F150 tadi. Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Kali ini pilihannya mulai dari Brillian White, Stronger Red dan Titan Black. Suzuki menyebut, variasi warna-warna ini lahir dari tren dasar otomotif yang digemari pada masa kini.

Untuk kamu yang mungkin senang terlihat berkelas dan bersih, Brillian White yang tampilan warna putihnya kini lebih mendominasi dari seri sebelumnya, mungkin bisa kamu jadikan pilihan. Sedangkan yang senang menjadi pusat perhatian Stronger Red dengan warnanya yang lebih menyala mungkin tentu layak jadi tunggangan. Mereka yang gemar elegan bisa memilih Titan Black.

Suzuki sengaja memilih dominasi warna tunggal pada varian standar ini. Hal itu bertujuan untuk memudahkan para pemiliknya yang ingin berkreasi sepuasanya pada si kuda besi kesayangan.Sebab penggemar setia Satria memang dikenal gemar memodifikasi tunggangannya.

Tak hanya itu saja, penyengaran suzuki pada satria ini juga hadir dengan 2 varian warna spesial untuk seri high grade. Jika 3 warna lain dari wajah baru Satria F150 hadir untuk memenuhi gaya hidup anak muda masa kini. Daya pikat dari 2 warna yang spesial berikutnya ini juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan yang ingin kamu tunjukkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Sesungguhnya Hidup itu Harus dibawa Santai Seperti di Pantai

Gelora hidup santai itu sebenarnya sudah dikumandangkan di mana-mana. Kalau bung tak percaya coba saja tengok belahan bumi Eropa seperti Swedia atau bergeser ke Amerika. Negara tersebut telah mempraktikkan slow life  alias pola hidup melambat. Yang merupakan cara dan respons atas rutinitas yang cepat, serba teratur dan penuh kesibukan.  Mereka yang menerapkan slow life rata-rata menjalani hidup secara seimbang dan tidak berlebihan.

Melambat berarti menjalani hidup lebih santai, tidak terpacu meskipun dikatakan sekarang zaman serba cepat. Apakah bung tahu  imbas dari kehidupan serba cepat adalah mengorbankan. Seperti mengorbankan waktu terbuang untuk kerja, mengorbankan kesehatan, tak punya waktu bercengkramah sosial, yang paling parahnya lagi kenikmatan menjalani hidup yang berkurang. Maka dari itu sesungguhnya hidup tak usah terburu-buru seolah dikejar waktu, lebih baik santai apabila tidak terburu-buru.

Terburu-Buru Dalam Pekerjaan Tidak Akan Membuatmu Selesai Baik Tepat Waktu

Pekerjaan yang terburu-terburu dilakukan tidak akan pernah menghasilkan hasil yang memuaskan. Terburu-buru dalam bekerja pasti ada satu dua hal yang terlupa atau terlewati. Ujung-ujungnya atasan atau klien minta revisi, maka dari itu santai lah dalam bekerja. Deadline memang ada dan terus mengejar, tapi dikejar deadline bukan berarti mesti terburu-buru dan tidak santai dalam menyelesaikan. Toh yang bung inginkan adalah selesai dengan hasil baik, kan?

Selalu Ada Kemudahan di Setiap Kesulitan yang Datang

Masalah yang menimpa mungkin berat sehingga membuat bung jadi depresi. Kemudian menjalani sehari-hari dengan kondisi stres, merasa tidak ada solusi. Eitss, santai dulu bung, tidak mungkin hal itu terjadi kepadamu. Setiap masalah yang datang pasti ada solusi. Tetapi solusi tidak datang satu paket dengan cobaan, kan? pasti ada proses di mana seseorang harus mengakses masalah yang datang, ada proses tempa untuk membuat orang tersebut jadi lebih baik. Sesudah itu dalam proses berfikir dan coba menyelesaikan masalah, timbullah solusi.

Menjalani Hidup Terburu-buru Tidak Akan Membuat Hidup Bung Bahagia

Berbicara hidup bahagia itu seperti apa, yang jelas tidak dengan terburu-buru. Menjalani hidup terburu-buru itu tidak membawa kebahagiaan, apalagi kesenangan. Jika bung ingin hidup bahagia dari sekarang coba ubah pola fikir, terutama harus bisa menangani setiap masalah yang ada secara baik dan tidak tergesa-gesa. Maka dari itu coba biasakan diri untuk tidak panik. Karena yang membuat orang kerap terburu-buru adalah rasa panik di dalam diri.

Dibanding Terburu-buru, Santai Meningkatkan Produktivitas Menjalani Hidup

Jika bung berujar kalau hidup tidak ada waktu untuk santai, justru bung termasuk salah seorang yang merasa rugi, karena santai itu memiliki banyak mafaat. Santai adalah hal penting terutama untuk mencapai kinerja optimal dan kesehatan. Selain itu santai dapat meningkatkan produktivitas dalam menjalani hidup. Jika tidak santai, apapun yang bung lakukan terasa berat dan penuh perjuangan. Maka dari itu relaksasi semacam santai menyediakan integrasi pikiran tubuh yang diperlukan untuk kinerja yang optimal.

Orang Santai Paling Cocok Menggunakan Suzuki Suzuki GSX-S150

Suzuki GSX-S150 memang menjadi rujukan yang tepat bagi orang santai. Karena motor ini dikhususkan kepada pengendara yang tampil dengan styling lebih santai dan menyenangkan setiap hari. Nah,Motor bertipe street sport ini memang dirancang dengan  gaya jalanan yang terbuka. Body fairing yang tidak ditampilkan secara full membuat motor yang satu ini nampak elegan nan garang. Bagian bawah mesin disematkan undercowl yang bukan hanya sebagai pemanis desain tapi berfungsi sebagai pelindung mesin. Lalu di bagian tangki diaplikasikan fairing mini shroud yang berfungsi untuk membelah angin.

Suzuki GSX-S150 menggunakan rangka single cradle, membuatnya terlihat kekar. Karena memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi mencapai 1.070 mm. Sementara untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm. Dengan ukuran seperti ini, Suzuki GSX-S150 ini terlihat besar untuk motor kelas 150cc. Tapi tak usah khawatir, sebab tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia. Jadi, Anda tak perlu jinjit saat posisi motor dalam keadaan berhenti.

Mesin yang mumpuni juga membuat GSX-S150 nyaman dikendalikan di tengah kemacetan. arena dapur pacu yang disematkan pada GSX-S150 ini serupa dengan tipe R yang justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm). Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM.

Bagaimana, mulai bersikap santai dan melirik Suzuki GSX-S150 belom bung?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Makin Gilanya Suzuki GSX RR Di Ajang MotoGP

Alex Rins berhasil jadi runner up dalam gelaran MotoGp Spanyol pekan lalu, pebalap Suzuki Ecstar ini hampir saja mengulang torehan terbaiknya di Texas, Amerika Serikat. Sayang Rins hanya kalah 1,654 detik dari Marc Marquez yang berada di depan. Namun ini juga menjadi catatan baik bagi Rins karena ia memuali balapan dengan posisi start ke-9, hingga berhasil mengunci finis di posisi ke-2.

Merangsek menjadi runner up dari posisi start ke-9 bukanlah sebuah keberuntungan. Tapi sebuah kerja keras dan ketenangan yang membuat rins dapat tampil apik. Belum lagi ia disokong oleh motor bertenaga seperti Suzuki GSX RR. Yang menjadi senjata rahasia Rins dapat bersaing dengan pebalap lainnya. Kami yakin, performa tim Suzuki membaik  juga imbas dari roda duanya.  Lantas bagaimana speksifikasi Suzuki GSX RR versi motoGP? simak di bawah ini ya bung

Suzuki GSX-RR MotoGP 2019 Dibangun Lewat Suara Para Pebalap

Menjadi tunggangan bertenaga, Suzuki GSX-RR MotoGP 2019 ternyata memang dibangun lewat permintaan para penunggang atau pebalapnya lho! demi memudahkan mereka saat beradu kecepatan satu sama lain. Mungkin hal ini lah yang menjadi faktor bagaimana, pebalap Suzuki Ecstar bisa melesat sampai depan. Masukan dan saran diterima dan coba direalisasikan. Hal ini dinyatakan langsung oleh Project Leader Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara.

”Telah dibangun atas maskan dari Rins, Mir dan Guintoli. Motor telah dibangun dari berbagai aspek yang akan memungkinkan kami mencapai musim yang positif, dan tentu dengan dukungan tim yang solid,” ujarnya.

Tahun Lalu Suzuki GSX-RR Tidak Berimbang, Sekarang Jadi Motor yang Sulit Di Lawan

Sumber : Tribunnews

Kalau melihat Alex Rins di tahun lalu, rasanya bukan pebalap yang mengigit sampai bisa naik podium.  Ia hanya pebalap kawakan biasa yang masih berusia belia atau Rookie istilahnya. Namun sudah dua seri di Amerika dan Spanyol, ia dapat tampil apik. Bahkan di seri Amerika ia berhasil jadi yang utama. Usut punya usut GSX-RR tahun lalu sangat tidak berimbang sebagai motor balap. Kini peningkatan performa dilakukan agar GSX-RR dapat menjadi raja jalanan.

Setelah melalui akhir musim yang baik tahun lalu kami perlu meningkatkan performa GSX-RR. Tentunya berkat masukan para rider, kami membangunnya setahap demi setahap, dan berimbang dalam semua aspek,” ungkap  Ken Kawauchi, Technical Manager Suzuki Ecstar

Perubahan GSX-RR Membawa Keyakinan Alex Rins

Terima kasih Suzuki karena telah bekerja dengan baik. Sebelum musim balap dimulai saya yakin kalau bisa memenangi balapan. Kami memiliki motor yang kuat. Di Qatar kami sangat dekat, sayangnya di Argentina harus memulai balapan dari belakang,” tutur Alex Rins dikutip Motorsport.

Keyakinan Alex Rins akan tunggangannya nampaknya sudah dirasakan sebelum ia menjadi juara di MotoGP Amerika Sekat. Seperti dikatakan di atas, bahkan ia sempat yakin kala di Qatar dan Argentina dapat berada di podium tertinggi. Sayang, itu semua belum terealisasi. Namun cuap-cuap Rins bukanlah pembangkit motivasi belaka, karena benar ia bisa membuktikan ucapannya.

Perubahan Mencolok Terjadi Pada Bulan Februari

Sumber : Suzuki.id

Awal bulan Februari 2019 mereka meluncurkan GSX-RR 2019 yang akan dipakai pada MotoGp 2019. Perbedaan paling mencolok terlihat dari bagian fairing depan yang telah disematkan fairing internal yang menjorok ke depan. Dengan berubahnya bagian depan, membuat GSX-RR 2019 terlihat makin garang sekaligus aerodinamis. Untuk livery Suzuki tetap mempertahankan warna biru khasnya dengan goresan tulisan Suzuki di bodynya. GSX-RR MotoGp 2019 dibekali mesin berkapasitas 1.000 cc berpendingin cairan, 4 silinder segaris, DOHC 4 katup. Tenaga maksimalnya mencapai 176 kw (240 Ps), dan top speed 340 km/jam lebih. Secara desain saja sudah terlihat bahwa motor ini bukan sembarang, karena ini adalah motor Garang.

Penasaran Dengan GSX-RR MotoGP 2019? Coba Rasakan Sensasinya Lewat  GSX-R150

Sumber : Suzuki.id

Bukan Suzuki namanya kalau tidak bisa memuaskan hasrat para pelanggannya. Menelisik GSX-RR yang diturunkan khusus untuk MotoGp otomatis membuat bung yang pecandu adrenalin ingin menikmati. Salah satu cara menikmati, aura motor balap tersebut bisa lewat GSX-R150!

Dengan harga Rp 29 juta bung mendapatkan tampilan garang khas GSX, sampai fitur canggih seperti keyless ignition system, full digital speedometer, sampai mesin yang responsif yang dibekali untuk GSX-R150 yakni  DOHC 4-Valve 150cc.

Mesin overbore Suzuki Suzuki GSX-R150 ini, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tak cuma mesin gahar dan fitur, tampilannya pun sangat khas motogp dengan desain yang agresif. Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk. Apalagi terdapat grafis khas tim Suzuki. Karena itu motor ini cocok untuk Bung penggemar sejati MotoGP.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bukan Sekedar Gaya, Hobi Berkendara Memberikan Banyak Kenyamanan untuk Kita

Berkendara itu bukan sebatas pergi dari rumah ke kantor kemudian pulang lagi ke rumah. Lebih dari itu, berkendara adalah sebuah hobi yang sebenarnya juga harus berasal dari hati. Untuk itu, meski kata orang kita hanya hendak gaya-gayaan. Biarlah mereka dengan pendapatnya bung, tapi setidaknya kita meski paham. Hal baik apa saja yang bisa kita dapatkan dari hobi ini.

Yap, Sebagaimana dilansir dari Elite Daily, mungkin ini yang bisa jadi alasan mengapa berkendara itu memberi dampak positif dan membuat hidup kita lebih produktif.

Kita Bisa Menghabiskan Waktu untuk Menyenangkan Diri Sendiri Seperti Saat Bersama Kawan

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Profesor Rebecca Ratner dari Universitas Maryland dan Rebecca Hamilton dari Universitas Georgetown, berkendara adalah salah satu cara menyenangkan diri sendiri Bung. Rasanya saat bertemu suasana baru, lelah yang didapat selama perjalanan, bisa hilang serupa saat kita menghabiskan waktu bersama kawan.

Karenanya, kalau Bung memang ada tekad untuk berkendara sendiri, setidaknya dari sekarang tanamkanlah kalau anda hanya perlu santai nantinya saat membawa kendaraan. Jangan lupa hibur diri dengan bernyanyi lepas demi melepaskan energi negatif dan menambah semangat dalam menjalani hari.

Bahkan Bung Juga Bisa Menemukan Ide-ide Terbaik Saat Sedang Berkendara

Sebuah perjalanan panjang seorang diri nyatanya memang jadi waktu terbaik dan paling tepat untuk mengolah kreativitas. Bahkan sebuah penelitian oleh Keith Sawyer, Psikolog dari Universitas Washington di St. Louis menyatakan bahwa memikirkan ide dengan cara kita sendiri justru akan lebih baik. Sawyer menambahkan, berkendara sendiri itu bisa jadi momentum terbaik mengolah ide kreatif sekaligus sarana hiburan untuk diri sendiri Bung.

Berkendara Bisa Jadi Sarana untuk Membersihkan Pikiran

Saat memutuskan untuk berkendara dan berkelana sendirian atau bersama dengan kawan. Bung perlu tahu kalau sebenarnya momen semacam ini bisa dijadikan momen tepat untuk membersihkan pikiran dan batin dari segala hal negatif. Cobalah berkendara ke tempat yang dekat-dekat dulu. Nikmati golden hour sembari ditemani musik dan menghirup udara segar.

Di Lain Sisi, Kita Bahkan Bisa Memperbaiki Hubungan dengan Sesama

Bung perlu tahu, berkendara ternyata bisa memberikan waktu untuk mencari jalan keluar atas setiap masalah yang mungkin sedang kita alami dengan orang terdekat. Bahkan selepas berkendara, kontemplasi yang akan kita rasakan akan melahirkan keinginan untuk memperbaiki hubungan dengan sekitar.

Seperti diungkapkan dalam Psychology Today, kita bisa menghabiskan waktu dengan diri sendiri dan mendapatkan pemahaman akan siapa dan apa yang Bung inginkan dalam hidup. Untuk itu, kalau ada masalah, sebaiknya jangan lari dari masalah, tapi cobalah perbaiki masalah tersebut.

Selain itu, aktivitas tersebut membentuk Anda untuk bisa menentukan apa yang terbaik bagi diri sendiri. Melakukan perjalanan seorang diri juga akan mengajarkan kita untuk menghargai waktu dan hubungan dengan sesama.

Bahkan Berkendara dan Berkelana Seorang Diri Pun Bisa Jadi Obat Pereda Bosan

Sadar tak sadar, kebosanan merupakan penyebab utama menurunnya kreativitas dan kebahagiaan sehingga lambat laun ide-ide segar dalam kepala seakan sukar muncul. Di lain sisi, sebagai pribadi yang punya produktivitas, Bung harus tetap menjaga fokus. Maka jika selama ini ogah berkendara, sekali cobalah.

Nah, demi melatih kreativitas dan fokus pikiran dengan berkendara. Kami punya saran untuk kendaraan yang bisa Bung jadikan pilihan. Coba lirik Suzuki Nex II. Selain memberi kenyamanan, fitur-fiturnya pun patut dibanggakan.  Misalnya, fitur elektrik starter yang dimiliki Suzuki Nex II menjadi fitur terbarukan guna membantu motor gampang dihidupkan. Untuk itu, Bung tak perlu lagi mengalami kesulitan dalam menghidupkan roda dua, apalagi starter yang terdapat di Suzuki Nex II sangat mengandalkan baterai yang tidak perlu dikhawatirkan apabila habis.

Sehingga kamu tidak perlu lagi menyela motor atau mengalami macetnya starter hingga membuat pengguna keringetan demi mengusahakan hidupnya roda dua, yang tentu saja bakal mengurangi daya kekerenan.

Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertama, Nex memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Desain yang dirancang dengan cita rasa kekinian diyakini dapat membuat pengguna nyaman guna berpergian ke mana saja.

Apalagi varian yang ditawarkan banyak dan beragam seperti kesan sporty dan energik yang terdapat di Sporty Runner, kemudian ada Fancy Dynamic yang menonjolkan kedinamisan dan kreativitas generasi muda zaman sekarang yang makin stylish. Untuk pengguna yang memiliki karakter berkelas terdapat Elegant Premium. Selain itu ada pula varian Elegant dan Standard yang masing-masing menonjolkan sisi ekonomis tapi berkelas.

Dengan begini, hobi berkendara yang memang Bung gemari  bisa jadi kegiatan positif yang bisa memberikan banyak kenyamanan. Dan Suzuki Nex II punya semua hal yang bisa membuat Bung nyaman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top